ILP Center Building 2nd Floor Suite 219 Jl. Raya Pasar Minggu No. 39A Jakarta Selatan

Iso Series

SMK3 for Sawit Base On OHSAS 18001 dan PP N0 50 2012

Pentingnya Manajemen K3

Perusahan perkebunan kelapa sawit dan pabrik Kelapa sawit, ditutut harus menerapkan dan bersertifikat RSPO dan ISPO. Salah satu persyaratan RSPO dan ISPO adalah harus ada penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Salah upaya untuk menerapkan  praktek manajerial yang sesuai dengan tuntutan tersebut adalah dengan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)-berdasarkan OHSS 18001 dan PP 50 2012 . Upaya awal untuk dapat menerapkan standar tersbut dengan benar dan baik adalah dengan memahami persyaratan persyaratan melalui pelatihan pemahaman.

Tujuan Pelatihan

Program bertujuan membantu perserta pelatihan  untuk :

  1. Memahami pentingnya SMK3  OHSAS 18001 & PP 50 2012
  2. Memahami persyaratan persyaratan SMK3 OHSAS 18001& PP 50 2012
  3. Memahami metoda identifikasi dan Penilaian resiko

Materi Pelatihan

Materi Pelatihan yang akan disampaikan mencakup sebagai berikut :

No Judul Materi Silabus
1 Pemahaman Dasar Manajemen K3 –     Kebutuhan  K3-     Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)-     Lingkup  K3-     Tujuan K3

–     Penyebab Kecelakaan Dan sakit/Penyakit

–     Pengertian Bahaya dan Risiko

–     Pengendalian bahaya dan Risiko

–     Manfaat  K3 bagi perusahaan

–     Pentingnya Peduli Dan Paham K3

2 Penerapan  Persyaratan persyaratan SMK3    OHSAS 18001& PP 50 2012 –     Sejarah OHSAS-     Lingkup OHSAS-     Pengertian SMK3 OHSAS 18001-     Pengertian Penerapan    per elemen/persyaratan SMK3 OHSAS 18001 & & PP 50 2012

–     Contoh penerapan

3 Identifikasi, Penilaian  resiko dan Pengendalian Risiko  (Hazard Identification, Risk Asessment and Determination  Control-HIRADC) –     Lingkup dan Obyek Identifikasi K3-     Metoda Identifikasi bahaya K3-     Metoda penilaian resiko Bahaya K3-     Metoda Pengendalian Resiko

–     Workshop/Simulasi/studi kasus

4 Sistem Dokumentasi Sistem Manajemen  K3 OHSAS 18001 & & PP 50 2012
  • Pengertian dokumentasi
  • Pendekatan hirarki dokumentasi
  • Persyaratan sistem dokumentasi
  • Format Dan bentuk sistem dokumentasi
  • Tahapan Dan metoda penyusunan dan penerapan  sistem dokumentasi
  • Contoh contoh sistem dokumentasi
5 Pengenalan Peraturan dan Perundang-undangan terkait SMK3 OHSAS 18001 & & PP 50 2012
  • Pengelolaan bahaya Fisik
  • Pengelolaan bahaya Kimia
  • Pengelolaa Bahaya Biologi
  • Pengelolaan Bahay Ergonomi
  • Peraturan terkait pelayanan Kesehatan
  • Pengelolaan bahan B3 dan Limbah B3, dan pencegahan cemaran thdp lingkungan serta terkait tata cara prosedur perizinan limbah B3
  • Pengelolaan limbah
6 Tahapan dan Metoda Perancangan dan Penerapan SMK3 OHSAS 18001 & PP 50 2012
  • Tahapan Perancangan
  • Metoda Perancangan
  • Tahapan Penerapan
  • Metoda Penerapan
  • Hambatan  Hambatan Perancangan dan Penerapan SMK3 OHSAS 18001 & PP 50 2012
7 Test Awal (pre test)
  • Tujuan untuk mengetahui kondisi awal wawasan dan pengetahuan   peserta terhadap OHSAS 18001 dan PP 50 2012 memahami tingkat pengetahuan awal setiap peserta, mengukur beberapa kesenjangan pengetahuan peserta, dimana dapat menjadi bahan pembahasan  selama pelatihan
  • Diberikan soal berupa 10 soal, terdiri dari soal memilih (multiple Choice) dan soal essay (jawaban terbuka)
8 Test Akhir (Post test)
  • Tujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan peserta (penyerapan) terhadap materi pelatihan OHSAS 18001 & PP 50 2012  yang telah disampaikan  dan  tingkat efektivitas hasil pelatihan
  • Diberikan soal berupa 20 soal, terdiri dari soal memilih (multiple Choice) dan soal essay (jawaban terbuka)

Metode Pelatihan

Pelatihan  dijalankan dengan metoda :

  1. Penyampaian materi
  2. Diskusi
  3. Contoh Penerapan
  4. Workshop/simulasi

Hasil Akhir

Dari  Program yang dijalankan diharapkan hasil yang akan dicapai adalah :

  1. Peserta  memahami SMK3 OHSAS 18001 & PP 50 2012
  2. Peserta memahami metoda identifikasi dan penilaian resiko bahaya k3

Durasi Pelatihan

Pelatihan dilakukan selama 2 (dua) hari dengan jadwal pelatihan sebagai berikut :

Waktu Agenda Pelatihan
Hari Pertama
08.15 – 08.30 Pembukaan & Test awal Peserta Pelatihan
08.30 – 09.00 Dasar dasar Manajemen K3
09.00 – 10.00 Dasar Dasar Manajemen K3
10.00 – 10.15 Istirahat
10.15. – 11.00 Pengertian OHSAS 18001 & PP 50 2012 Elemen Kebijakan & Perencanaan
11.00 – 12.00 Pengertian OHSAS 18001 Dan PP 50 2012 Elemen Perencanaan
12.00 – 13.00 Istirahat
13.00 – 14.00 Identifikasi  Bahaya, Penilaian  Resiko dan Pengendalian Resiko (HIRADC)
14.00 – 15.00 Workshop  studi kasus HIRADC
15.00 – 15.15 Istirahat
15.00 – 16.30 Pengenalan Peraturan dan Perundang-undangan terkait SMK3 OHSAS 18001 & PP 50 2012
Hari kedua
08.15 – 08.30 review materi hari pertama
08.30 – 09.00 Pengertian OHSAS 18001 & PP 50 2012 Elemen Penerapan
09.00 – 10.00 Pengertian  OHSAS 18001 & PP 50 2012 Elemen Penerapan
10.00 – 10.15 Istirahat
10.15. – 11.00 Sistem Dokumentasi Sistem Manajemen  K3 OHSAS 18001& PP 50 2012
11.00 – 12.00 Pengertian  OHSAS 18001 & PP 50 2012 Elemen Penerapan
12.00 – 13.00 Istirahat
13.00 – 14.00 Pengertian  OHSAS 18001 & PP 50 2012 Elemen Pemeriksaan    Dan Tinjauan Manajemen
14.00 – 15.00 Pengertian  OHSAS 18001 & PP 50 2012 Elemen Pemeriksaan    Dan Tinjauan Manajemen
15.00 – 15.15 Istirahat
15.15 – 16.00 Tahapan dan Metoda Perancangan dan Penerapan SMK3 OHSAS 18001  & PP 50 2012
16.00 – 16.30 Test Akhir/Post Test

Facilitator

Thomas Hidayat Kurniawan, Ir, MM

Thomas Hidayat Kurniawan, Ir, MM. Seorang  Trainer dan konsultan yang Berpengalaman dalam Sistem Manajemen Mutu, Lingkungan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), RSPO, ISPO, COC FSC, SFM FSC, SCCS, dll selama 12 tahun. Pengalaman sebagai trainer dan konsultan telah   menangani berbagai perusahaan dan lembaga, baik swasta Nasional, Multinasional dan pemerintah, sebanyak lebih dari 80   perusahaan/Lembaga.  Perusahaan yang sudah ditangani sebagai trainer sebanyak lebih dari 80 perusahaan. Sebagai Konsultan sudah menangani  70 perusahaan. Untuk proses audit pernah melakukan audit pada 60 perusahaan. Selain itu memilki  jaringan dengan beberapa Lembaga Sertifikasi karena pernah melakukan proses audit   atas nama Lembaga Sertifikasi  BMTRADA,  Mutu Agung Lestari, TUV Rheinland International, Smartwood Rain Forest Alliance, BSI Management System (Verificator SOP RSPO).  Sebaga Auditor pernah bergabung di PT TUV Rheinland International,dan  PT Mutu Agung Lestari (BM Trada). Memiliki pengalaman bekerja dengan konsultan International South Pole Carbon Asset Management AG Swizerland , dalam proyek Crabon Trade REDD di Papua Nuigini dan Proyek AF RF di Philipina.Pendidikan formal S1 Dan S2 dari Institut Pertanian Bogor. Perusahaan yang pernah menjadi klien pelatihan diantaranya : PT Bakri Sumatera Plantation, PT Dharma Satya  Nusantara (Pam Oil and CPO), PT Swakarsa Sinar Sentosa (Palm Oil and CPO), PT BW Plantation, PT Sahabat Mewah Makmur PT ANJ AGRI, Belitung, PT Eramitra AGROLESTARI, PT Sumatera Bakrie Plantation, PT JAMBI AGRO WIJAYA,PT Sumatera Bakrie Plantation , PT Kalimantan Sawit Abadi, (Citra Borneo Indah Group), , PT Sawit Sumbermas sarana, (Citra Borneo Indah Group), PT Mitra Mendawai Sejati, (Citra Borneo Indah Group), PT Sawit Multi Utama, (Citra Borneo Indah Group), PT Tanjung Sawit abadi. (Citra Borneo Indah Group), PKS Sulung (Citra Borneo Indah Group), PKS Suayap (Citra Borneo Indah Group), PT PLN SEKTOR BUKITTINGG (PLTA Maninjau, PLTA Singkarak), PLTA Batang Agam), PT PLN Sektor Pandan Sibolga Sumatera Bagian Utara (PLTA Renun / Danau Toba, PLTA Sipan Sihaporas, 8 PLTM PLTM), PT Cipta Kridatama (Mining Company- Trakindo Group), PT BP Berau Ltd  ( LNG Gas), PT Total Kalimantan Timur  (Oil and Gas) , PT Kota Minyak Internusa (Oil and gas, PT Lematang Coal Industri (Mining), PT AKR Corporindo Tbk (Mining),   PT Angkasa Pura 2 (Pengelola Bandara ),PT PT Nike Indonesia, PT Nikomas Gemilang ,PT Pantjatunggal Knitting Mill,PT Trasindo Permai, (Transportaion service) , PT Grand Best (garment) , PT Gunung Garuda (Steel Manufacture) , Bank Resona Perdania (Bank) PT Cahaya Forx (Forex Trading), PT Garuda Indonesia (Air ways), PT Sucofindo (certification body, inspection), PT Tanjung Indah Plantation (sawit), PT Asuransi MSIG, (Insurance company), PT Thiess Contractor Indonesia (General Contractor), PT Tirta Gajah Mungkur (Water management),PT Indonesia Power PLTU  Uboh Banten (Power Plant), PT Trimegah Bangun Persada   (Nickle Mining), PT Indomining (Coal Mining), PT Antam Divisi Logam Mulia (pengolahan dan pemurnian Emas),PT Jakarta Container Terminal (PT JICT), PT Tripatra (Engeneering, Procurement, Construction),PT Eagle Burgman Indonesia (Manufacture Trading of Seal)

Training-SMK3-for-Sawit-Base-On-OHSAS-18001-dan-PP-N0-50-2012-yogya

Penyusunan SOP PHPL dan SVLK

Pentingnya SOP dalam PHPL, CoC FSC dan SVLK

Dalam persyaratan Pengelolaan Hutan Lestari (PHPL) / Sustainable Forest Management, CoC (Chain Of Custody)  dan SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu)  Peraturan Menteri Kehutanan, perusahaan diharuskan menetapkan dan menjalankan  prosedur atau SOP. Dengan SOP akan dicapai pengaturan agar tidak terjadi salah komunikasi, menghindari konflik antar fungsi (yang kadang berkepanjangan) atau bahkan saling melepaskan tanggung jawab, yang pada akhirnya dapat berakibat pada menurunnya kinerja organisasi itu sendiri.

Tujuan Pelatihan

Program bertujuan membantu perserta pelatihan  untuk :

  1. Memahami pentingnya PHPL/SFM, COC DAN SVLK Peraturan Menteri Kehutanan Republik
  2. Memahami Peran dan pentingya SOP   dalam Perusahan Kehutanan
  3. Memahami persyaratan  SOP yang efektif dan efesien
  4. Memahami prinsip, metode, dan teknik penyusunan SOP
  5. Memberikan pedoman dalam pembuatan SOP yang efektif dalam rangka meningkatkan kinerja dan wawasan perusahaan
  6. Mampu menyusun SOP  sesuai Visi, Misi, Kebijakan Dan Persyaratan PHPL/SFM, CoC Dan SVLK

Materi Pelatihan

Materi Pelatihan yang akan disampaikan mencakup sebagai berikut :

  1. Peran  SOP dalam PHPL/SFM,  SVLK dan CoC
    • Masalah pengelolaan PHPL, SVLK Dan CoC
    • Kebutuhan SOP
    • Peran SOP dalam organisasi PHPL, SVLK Dan CoC
    • Manfaat Dan keuntungan adanya SOP
  2. Pengertian dan Persyaratan SOP
    • Pengertian SOP
    • Pengertian sistem dokumentasi
    • Konsep Dan Persyaratan SOP
    • Model Dan Bentuk SOP
    • Atribut SOP
  3. Teknik Penyusunan dan Pengembangan SOP PHPL/SFM, SVLK dan CoC
    • Tahapan Penyusunan Dan Pengembangan SOP
    • Teknik identifikasi Dan evaluasi   Kebutuhan SOP
    • Teknik Menentukan Judul Dan Lingkup SOP
    • Teknik penentuan Tim Penyusun
    • Teknik Penyusunan pendekatan Pemetaan Bisnis Proses
    • Pengertian Model Dan konsep Bisnis Proses
    • Teknik Penyusunan Pendekatan PHAPL, SVLK Dan CoC FSC
    • Isi dan Komposisi SOP
    • Teknik Penyusunan Kalimat Efektif, sederhana dan aplikatif
    • Teknik editing/ review SOP
    • Penentuan Format SOP
    • Pengesahan SOP
    • Metodologi Sosialisasi  Dan Training SOP
    • Metodologi Uji Coba SOP
    • Metodologi penyerpurnaan/Revisi SOP
    • Strategi Penerapan SOP
    • Monitoring, evaluasi danAudit SOP
    • Pengembangan SOP
  4. Wokshop penyusunan SOP
    • Tip dan Trik SOP yang efektif
    • Penyampaian Contoh SOP
    • Workshop penyusunan SOP secara personal
    • Workshop penyusunan SOP secara tim

Metode Pelatihan

Pelatihan  dijalankan dengan metoda :

  1. Penyampaian materi
  2. Diskusi
  3. Contoh Penerapan
  4. Workshop/simulasi

Sasaran Pelatihan

Dari  Program yang dijalankan diharapkan hasil yang akan dicapai adalah :

  • Peserta memahami CoC FSC Dan SVLK
  • Peserta memahami metoda dan tahapan Penerapan CoC FSC dan SVLK

Facilitator

Thomas Hidayat Kurniawan, Ir, MM

Thomas Hidayat Kurniawan, Ir, MM. Seorang  Trainer dan konsultan yang Berpengalaman dalam Sistem Manajemen Mutu, Lingkungan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), RSPO, ISPO, COC FSC, SFM FSC, SCCS, dll selama 12 tahun. Pengalaman sebagai trainer dan konsultan telah   menangani berbagai perusahaan dan lembaga, baik swasta Nasional, Multinasional dan pemerintah, sebanyak lebih dari 80   perusahaan/Lembaga.  Perusahaan yang sudah ditangani sebagai trainer sebanyak lebih dari 80 perusahaan. Sebagai Konsultan sudah menangani  70 perusahaan. Untuk proses audit pernah melakukan audit pada 60 perusahaan. Selain itu memilki  jaringan dengan beberapa Lembaga Sertifikasi karena pernah melakukan proses audit   atas nama Lembaga Sertifikasi  BMTRADA,  Mutu Agung Lestari, TUV Rheinland International, Smartwood Rain Forest Alliance, BSI Management System (Verificator SOP RSPO).  Sebaga Auditor pernah bergabung di PT TUV Rheinland International,dan  PT Mutu Agung Lestari (BM Trada). Memiliki pengalaman bekerja dengan konsultan International South Pole Carbon Asset Management AG Swizerland , dalam proyek Crabon Trade REDD di Papua Nuigini dan Proyek AF RF di Philipina.Pendidikan formal S1 Dan S2 dari Institut Pertanian Bogor. Perusahaan yang pernah menjadi klien pelatihan diantaranya : PT Bakri Sumatera Plantation, PT Dharma Satya  Nusantara (Pam Oil and CPO), PT Swakarsa Sinar Sentosa (Palm Oil and CPO), PT BW Plantation, PT Sahabat Mewah Makmur PT ANJ AGRI, Belitung, PT Eramitra AGROLESTARI, PT Sumatera Bakrie Plantation, PT JAMBI AGRO WIJAYA,PT Sumatera Bakrie Plantation , PT Kalimantan Sawit Abadi, (Citra Borneo Indah Group), , PT Sawit Sumbermas sarana, (Citra Borneo Indah Group), PT Mitra Mendawai Sejati, (Citra Borneo Indah Group), PT Sawit Multi Utama, (Citra Borneo Indah Group), PT Tanjung Sawit abadi. (Citra Borneo Indah Group), PKS Sulung (Citra Borneo Indah Group), PKS Suayap (Citra Borneo Indah Group), PT PLN SEKTOR BUKITTINGG (PLTA Maninjau, PLTA Singkarak), PLTA Batang Agam), PT PLN Sektor Pandan Sibolga Sumatera Bagian Utara (PLTA Renun / Danau Toba, PLTA Sipan Sihaporas, 8 PLTM PLTM), PT Cipta Kridatama (Mining Company- Trakindo Group), PT BP Berau Ltd  ( LNG Gas), PT Total Kalimantan Timur  (Oil and Gas) , PT Kota Minyak Internusa (Oil and gas, PT Lematang Coal Industri (Mining), PT AKR Corporindo Tbk (Mining),   PT Angkasa Pura 2 (Pengelola Bandara ),PT PT Nike Indonesia, PT Nikomas Gemilang ,PT Pantjatunggal Knitting Mill,PT Trasindo Permai, (Transportaion service) , PT Grand Best (garment) , PT Gunung Garuda (Steel Manufacture) , Bank Resona Perdania (Bank) PT Cahaya Forx (Forex Trading), PT Garuda Indonesia (Air ways), PT Sucofindo (certification body, inspection), PT Tanjung Indah Plantation (sawit), PT Asuransi MSIG, (Insurance company), PT Thiess Contractor Indonesia (General Contractor), PT Tirta Gajah Mungkur (Water management),PT Indonesia Power PLTU  Uboh Banten (Power Plant), PT Trimegah Bangun Persada   (Nickle Mining), PT Indomining (Coal Mining), PT Antam Divisi Logam Mulia (pengolahan dan pemurnian Emas),PT Jakarta Container Terminal (PT JICT), PT Tripatra (Engeneering, Procurement, Construction),PT Eagle Burgman Indonesia (Manufacture Trading of Seal)

Training-Penyusunan-SOP-PHPL-dan-SVLK-yogya

Pemahaman Penerapan Integrasi RSPO dan ISPO

Pentingnya RSPO & ISPO

Perusahan perkebunan kelapa sawit dan pabrik Kelapa sawit, dituntut harus menerapkan dan bersertifikat RSPO dan ISPO. Hal tersebut berdasarkan tuntutan pembeli / buyer (Supermarket terbesar di Swiss “Migros”) , LSM  (miasl Sawit Watch ) dan pemerintah.

Memenuhi kewajiban menerapkan ISPO sesuai dengan PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 19/Permentan/OT.140/3/2011, bahwa Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit dalam waktu paling lambat sampai dengan tanggal 31 Desember 2014 harus sudah melaksanakan usaha sesuai dengan ketentuan Peraturan ISPO.

Tujuan

Program bertujuan membantu perserta pelatihan  untuk :

  1. Memahami pentingnya RSPO dan ISPO
  2. Memahami persyaratan persyaratan RSPO dan ISPO

Materi Pelatihan

Materi Pelatihan yang akan disampaikan mencakup sebagai berikut :

No Judul Materi Silabus
1 Pemahaman Dasar – dasar RSPO Dan ISPO
  1. Kebutuhan Dan Masalah Perdagangan CPO ,
  2. Sejarah RSPO Dan ISPO
  3. Lingkup RSPO Dan ISPO,
  4. Manajemen Perkebunan, dan Manfaat RSPO Dan ISPO
  5. Pentingnya Peduli Dan PahamRSPO Dan ISPO
2 Penerapan  Persyaratan persyaratan RSPO & ISPO
  1. Prinsip Prinsip RSPO Dan ISPO ,
  2. Pemahaman per Kriteria Dan Indiikator RSPO Dan ISPO ,
  3. Integrasi antara RSPO dengan ISPO
  4. Pedoman Penerapan dan contoh penerapan pendekatan ISO 14001, OHSAS 18001, ISO 9001 dan PDCA,
  5. Sertifikasi RSPO Dan ISPO
3 Sistem Dokumentasi RSPO & ISPO
  • Pengertian dokumentasi
  • Pendekatan hirarki dokumentasi
  • Persyaratan sistem dokumentasi
  • Format Dan bentuk sistem dokumentasi
  • Tahapan Dan metoda penyusunan dan penerapan  sistem dokumentasi
  • Contoh contoh sistem dokumentasi
4 Pengenalan Peraturan dan Perundang-undangan terkait RSPO & ISPO
  • Peraturan terkait Perijinan
  • Peraturan terkait Pengelolaan Lingkungan
  • Peraturan terkait Manajemen Kebun
  • Peraturan Terkait K3
5 Tahapan dan Metoda Perancangan dan Penerapan RSPO & ISPO
  • Tahapan Perancangan
  • Metoda Perancangan
  • Tahapan Penerapan
  • Metoda Penerapan
  • Hambatan  Hambatan Perancangan dan Penerapan RSPO & ISPO
6 Test Awal (pre test)
  • Tujuan untuk mengetahui kondisi awal wawasan dan pengetahuan   peserta terhadap RSPO& ISPO  memahami tingkat pengetahuan awal setiap peserta, mengukur beberapa kesenjangan pengetahuan peserta, dimana dapat menjadi bahan pembahasan  selama pelatihan
  • Diberikan soal berupa 10 soal, terdiri dari soal memilih (multiple Choice) dan soal essay (jawaban terbuka)
7 Test Akhir (Post test)
  • Tujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan peserta (penyerapan) terhadap materi pelatihan RSPO & ISPO   yang telah disampaikan  dan  tingkat efektivitas hasil pelatihan
  • Diberikan soal berupa 20 soal, terdiri dari soal memilih (multiple Choice) dan soal essay (jawaban terbuka)

Metode Pelatihan

Pelatihan  dijalankan dengan metoda :

  1. Penyampaian materi
  2. Diskusi
  3. Contoh Penerapan
  4. Workshop/simulasi

Hasil Akhir

Dari  Program yang dijalankan diharapkan hasil yang akan dicapai adalah :

  1. Peserta  memahami RSPO & ISPO
  2. Peserta memahami metoda dan tahapan Penerapan RSPO & ISPO

Durasi Pelatihan

Pelatihan dilakukan selama 2 (dua) hari dengan jadwal pelatihan sebagai berikut :

 Waktu  Agenda Pelatihan
Hari Pertama
08.15 – 08.30 Pembukaan & Test awal Peserta Pelatihan
08.30 – 09.00 Dasar dasar RSPO & ISPO
09.00 – 10.00 Dasar Dasar RSPO & ISPO
10.00 – 10.15 Istirahat
10.15. – 11.00 Persyaratan persyaratan RSPO & ISPO
11.00 – 12.00 Persyaratan persyaratan RSPO & ISPO
12.00 – 13.00 Istirahat
13.00 – 14.00 Persyaratan persyaratan RSPO & ISPO
14.00 – 15.00 Workshop  studi kasus Persyaratan persyaratan RSPO & ISPO
15.00 – 15.15 Istirahat
15.00 – 16.30 Pengenalan Peraturan dan Perundang-undangan terkait RSPO & ISPO
Hari kedua
08.15 – 08.30 review materi hari pertama
08.30 – 09.00 Persyaratan persyaratan RSPO & ISPO
09.00 – 10.00 Persyaratan persyaratan RSPO & ISPO
10.00 – 10.15 Istirahat
10.15. – 11.00 Sistem Dokumentasi RSPO & ISPO
11.00 – 12.00 Persyaratan persyaratan RSPO & ISPO
12.00 – 13.00 Istirahat
13.00 – 14.00 Persyaratan persyaratan RSPO & ISPO
14.00 – 15.00 Persyaratan persyaratan RSPO & ISPO
15.00 – 15.15 Istirahat
15.15 – 16.00 Tahapan dan Metoda Perancangan dan Penerapan RSPO & ISPO
16.00 – 16.30 Test Akhir/Post Test

Facilitator

Thomas Hidayat Kurniawan, Ir, MM

Thomas Hidayat Kurniawan, Ir, MM. Seorang  Trainer dan konsultan yang Berpengalaman dalam Sistem Manajemen Mutu, Lingkungan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), RSPO, ISPO, COC FSC, SFM FSC, SCCS, dll selama 12 tahun. Pengalaman sebagai trainer dan konsultan telah   menangani berbagai perusahaan dan lembaga, baik swasta Nasional, Multinasional dan pemerintah, sebanyak lebih dari 80   perusahaan/Lembaga.  Perusahaan yang sudah ditangani sebagai trainer sebanyak lebih dari 80 perusahaan. Sebagai Konsultan sudah menangani  70 perusahaan. Untuk proses audit pernah melakukan audit pada 60 perusahaan. Selain itu memilki  jaringan dengan beberapa Lembaga Sertifikasi karena pernah melakukan proses audit   atas nama Lembaga Sertifikasi  BMTRADA,  Mutu Agung Lestari, TUV Rheinland International, Smartwood Rain Forest Alliance, BSI Management System (Verificator SOP RSPO).  Sebaga Auditor pernah bergabung di PT TUV Rheinland International,dan  PT Mutu Agung Lestari (BM Trada). Memiliki pengalaman bekerja dengan konsultan International South Pole Carbon Asset Management AG Swizerland , dalam proyek Crabon Trade REDD di Papua Nuigini dan Proyek AF RF di Philipina.Pendidikan formal S1 Dan S2 dari Institut Pertanian Bogor. Perusahaan yang pernah menjadi klien pelatihan diantaranya : PT Bakri Sumatera Plantation, PT Dharma Satya  Nusantara (Pam Oil and CPO), PT Swakarsa Sinar Sentosa (Palm Oil and CPO), PT BW Plantation, PT Sahabat Mewah Makmur PT ANJ AGRI, Belitung, PT Eramitra AGROLESTARI, PT Sumatera Bakrie Plantation, PT JAMBI AGRO WIJAYA,PT Sumatera Bakrie Plantation , PT Kalimantan Sawit Abadi, (Citra Borneo Indah Group), , PT Sawit Sumbermas sarana, (Citra Borneo Indah Group), PT Mitra Mendawai Sejati, (Citra Borneo Indah Group), PT Sawit Multi Utama, (Citra Borneo Indah Group), PT Tanjung Sawit abadi. (Citra Borneo Indah Group), PKS Sulung (Citra Borneo Indah Group), PKS Suayap (Citra Borneo Indah Group), PT PLN SEKTOR BUKITTINGG (PLTA Maninjau, PLTA Singkarak), PLTA Batang Agam), PT PLN Sektor Pandan Sibolga Sumatera Bagian Utara (PLTA Renun / Danau Toba, PLTA Sipan Sihaporas, 8 PLTM PLTM), PT Cipta Kridatama (Mining Company- Trakindo Group), PT BP Berau Ltd  ( LNG Gas), PT Total Kalimantan Timur  (Oil and Gas) , PT Kota Minyak Internusa (Oil and gas, PT Lematang Coal Industri (Mining), PT AKR Corporindo Tbk (Mining),   PT Angkasa Pura 2 (Pengelola Bandara ),PT PT Nike Indonesia, PT Nikomas Gemilang ,PT Pantjatunggal Knitting Mill,PT Trasindo Permai, (Transportaion service) , PT Grand Best (garment) , PT Gunung Garuda (Steel Manufacture) , Bank Resona Perdania (Bank) PT Cahaya Forx (Forex Trading), PT Garuda Indonesia (Air ways), PT Sucofindo (certification body, inspection), PT Tanjung Indah Plantation (sawit), PT Asuransi MSIG, (Insurance company), PT Thiess Contractor Indonesia (General Contractor), PT Tirta Gajah Mungkur (Water management),PT Indonesia Power PLTU  Uboh Banten (Power Plant), PT Trimegah Bangun Persada   (Nickle Mining), PT Indomining (Coal Mining), PT Antam Divisi Logam Mulia (pengolahan dan pemurnian Emas),PT Jakarta Container Terminal (PT JICT), PT Tripatra (Engeneering, Procurement, Construction),PT Eagle Burgman Indonesia (Manufacture Trading of Seal)

Training-Pemahaman-Penerapan-Integrasi-RSPO-dan-ISPO-yogya

Pemahaman Penerapan Integrasi ISO 9001, SMK3, COC

Pentingnya COC DAN VLK

Saat ini sertifikat ISO 9001, CoC (Chain Of Custody) FSC (Forest Stewardship Council)  dan SMK3 (PP NO 50 2012) sudah menjadi  persyaratan dari buyer jika perusahaan kayu ingin memperoleh kontrak atau order. Munculnya sikap konsumen tersebut berawal dari kesadaran bahwa kondisi lingkungan terutama hutan semakin memprihantinkan dimana jumlah hutan dan kualitas hutan sejaa tahun 1980an cenderung menurun. Hal tersebutlah yang membuat industri kayu harus menerapkan sistem manajemen Chain  of Custody  (CoC) standar FSC (Forest Stewardship Council), SMK3 Dan ISO 9001.

Tujuan Pelatihan

Program bertujuan membantu perserta pelatihan  untuk :

  1. Memahami pentingnya COC FSC, ISO 9001  DAN SMK3 (PP 50 2012)
  2. Memahami persyaratan persyaratan COC FSC, ISO 9001  DAN SMK3 (PP 50 2012)
  3. Memahami tahapan dan teknik penerapan COC FSC, ISO 9001  DAN SMK3 (PP 50 2012)
  4. Memahami sistem dokumentasi COC FSC, ISO 9001  DAN SMK3 (PP 50 2012)

Materi Pelatihan

Materi Pelatihan yang akan disampaikan mencakup sebagai berikut :

No Judul Materi Silabus
1 Pemahaman Dasar – dasar COC FSC, ISO 9001  DAN SMK3 (PP 50 2012)
  1. Kebutuhan Dan Masalah Perdagangan hasil Hutan
  2. Sejarah COC FSC, ISO 9001  DAN SMK3 (PP 50 2012)
  3. Definisi COC FSC, ISO 9001  DAN SMK3 (PP 50 2012)
  4. Lingkup COC FSC, ISO 9001  DAN SMK3 (PP 50 2012
  5. Manfaat COC FSC, ISO 9001  DAN SMK3 (PP 50 2012)
  6. Pentingnya Peduli Dan Paham COC FSC, ISO 9001  DAN SMK3 (PP 50 2012)
2 Penerapan  Integrasi Persyaratan persyaratan COC FSC, ISO 9001  DAN SMK3 (PP 50 2012)
  1. Prinsip Prinsip COC FSC, ISO 9001  DAN SMK3 (PP 50 2012)
  2. Pemahaman per Kriteria,  Indiikator, Verifier  COC FSC, ISO 9001  DAN SMK3 (PP 50 2012)
  3. Integrasi antara COC FSC, ISO 9001  DAN SMK3 (PP 50 2012)
  4. Pedoman Penerapan dan contoh penerapan
  5. Sertifikasi COC FSC, ISO 9001  DAN SMK3 (PP 50 2012)
4 Sistem Dokumentasi COC FSC, ISO 9001  DAN SMK3 (PP 50 2012)
  • Pengertian dokumentasi
  • Pendekatan hirarki dokumentasi
  • Persyaratan sistem dokumentasi
  • Format Dan bentuk sistem dokumentasi
  • Tahapan Dan metoda penyusunan dan penerapan  sistem dokumentasi
  • Contoh contoh sistem dokumentasi
5 Pengenalan Peraturan dan Perundang-undangan terkait COC FSC, ISO 9001  dan  SMK3 (PP 50 2012)
  • Peraturan terkait Perijinan
  • Peraturan terkait Bahan baku Kayu
  • Peraturan terkait Manajemen Pabrik
  • Peraturan Terkait K3
6 Tahapan dan Metoda Perancangan dan Penerapan COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)
  • Tahapan Perancangan
  • Metoda Perancangan
  • Tahapan Penerapan
  • Metoda Penerapan
  • Hambatan  Hambatan Perancangan dan Penerapan ISO 9001, CoC FSC dan SMK3
7 Test Awal (pre test)
  • Tujuan untuk mengetahui kondisi awal wawasan dan pengetahuan   awal setiap peserta, mengukur beberapa kesenjangan pengetahuan peserta, dimana dapat menjadi bahan pembahasan  selama pelatihan
  • Diberikan soal berupa 10 soal, terdiri dari soal memilih (multiple Choice) dan soal essay (jawaban terbuka)
8 Test Akhir (Post test)
  • Tujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan peserta (penyerapan) terhadap materi pelatihan yang telah disampaikan  dan  tingkat efektivitas hasil pelatihan
  • Diberikan soal berupa 20 soal, terdiri dari soal memilih (multiple Choice) dan soal essay (jawaban terbuka)

Metode Pelatihan

Pelatihan  dijalankan dengan metoda :

  1. Penyampaian materi
  2. Diskusi
  3. Contoh Penerapan
  4. Workshop/simulasi

Sasaran Pelatihan

Dari  Program yang dijalankan diharapkan hasil yang akan dicapai adalah :

  1. Peserta  memahami persyaran integrasi COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)
  2. Peserta memahami metoda dan tahapan Penerapan COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)

Durasi Pelatihan

Pelatihan dilakukan selama 2 (dua) hari dengan jadwal pelatihan sebagai berikut :

Waktu  Agenda Pelatihan
Hari Pertama
08.15 – 08.30 Pembukaan & Test awal Peserta Pelatihan
08.30 – 09.00 Dasar dasar COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)
09.00 – 10.00 Dasar Dasar COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)
10.00 – 10.15 Istirahat
10.15. – 11.00 Persyaratan persyaratan COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)
11.00 – 12.00 Persyaratan persyaratan COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)
12.00 – 13.00 Istirahat
13.00 – 14.00 Persyaratan persyaratan COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)
14.00 – 15.00 Workshop  studi kasus Persyaratan persyaratan COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)
15.00 – 15.15 Istirahat
15.00 – 16.30 Pengenalan Peraturan dan Perundang-undangan terkait COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)
Hari kedua
08.15 – 08.30 review materi hari pertama
08.30 – 09.00 Persyaratan persyaratan COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)
09.00 – 10.00 Persyaratan persyaratan COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)
10.00 – 10.15 Istirahat
10.15. – 11.00 Sistem Dokumentasi COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)
11.00 – 12.00 Persyaratan persyaratan COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)
12.00 – 13.00 Istirahat
13.00 – 14.00 Persyaratan persyaratan COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)
14.00 – 15.00 Workshop  studi kasus Persyaratan persyaratan COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)
15.00 – 15.15 Istirahat
15.15 – 16.00 Tahapan dan Metoda Perancangan dan Penerapan COC FSC, ISO 9001  dan SMK3 (PP 50 2012)
16.00 – 16.30 Test Akhir/Post Test

Facilitator

Thomas Hidayat Kurniawan, Ir, MM

Thomas Hidayat Kurniawan, Ir, MM. Seorang  Trainer dan konsultan yang Berpengalaman dalam Sistem Manajemen Mutu, Lingkungan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), RSPO, ISPO, COC FSC, SFM FSC, SCCS, dll selama 12 tahun. Pengalaman sebagai trainer dan konsultan telah   menangani berbagai perusahaan dan lembaga, baik swasta Nasional, Multinasional dan pemerintah, sebanyak lebih dari 80   perusahaan/Lembaga.  Perusahaan yang sudah ditangani sebagai trainer sebanyak lebih dari 80 perusahaan. Sebagai Konsultan sudah menangani  70 perusahaan. Untuk proses audit pernah melakukan audit pada 60 perusahaan. Selain itu memilki  jaringan dengan beberapa Lembaga Sertifikasi karena pernah melakukan proses audit   atas nama Lembaga Sertifikasi  BMTRADA,  Mutu Agung Lestari, TUV Rheinland International, Smartwood Rain Forest Alliance, BSI Management System (Verificator SOP RSPO).  Sebaga Auditor pernah bergabung di PT TUV Rheinland International,dan  PT Mutu Agung Lestari (BM Trada). Memiliki pengalaman bekerja dengan konsultan International South Pole Carbon Asset Management AG Swizerland , dalam proyek Crabon Trade REDD di Papua Nuigini dan Proyek AF RF di Philipina.Pendidikan formal S1 Dan S2 dari Institut Pertanian Bogor. Perusahaan yang pernah menjadi klien pelatihan diantaranya : PT Bakri Sumatera Plantation, PT Dharma Satya  Nusantara (Pam Oil and CPO), PT Swakarsa Sinar Sentosa (Palm Oil and CPO), PT BW Plantation, PT Sahabat Mewah Makmur PT ANJ AGRI, Belitung, PT Eramitra AGROLESTARI, PT Sumatera Bakrie Plantation, PT JAMBI AGRO WIJAYA,PT Sumatera Bakrie Plantation , PT Kalimantan Sawit Abadi, (Citra Borneo Indah Group), , PT Sawit Sumbermas sarana, (Citra Borneo Indah Group), PT Mitra Mendawai Sejati, (Citra Borneo Indah Group), PT Sawit Multi Utama, (Citra Borneo Indah Group), PT Tanjung Sawit abadi. (Citra Borneo Indah Group), PKS Sulung (Citra Borneo Indah Group), PKS Suayap (Citra Borneo Indah Group), PT PLN SEKTOR BUKITTINGG (PLTA Maninjau, PLTA Singkarak), PLTA Batang Agam), PT PLN Sektor Pandan Sibolga Sumatera Bagian Utara (PLTA Renun / Danau Toba, PLTA Sipan Sihaporas, 8 PLTM PLTM), PT Cipta Kridatama (Mining Company- Trakindo Group), PT BP Berau Ltd  ( LNG Gas), PT Total Kalimantan Timur  (Oil and Gas) , PT Kota Minyak Internusa (Oil and gas, PT Lematang Coal Industri (Mining), PT AKR Corporindo Tbk (Mining),   PT Angkasa Pura 2 (Pengelola Bandara ),PT PT Nike Indonesia, PT Nikomas Gemilang ,PT Pantjatunggal Knitting Mill,PT Trasindo Permai, (Transportaion service) , PT Grand Best (garment) , PT Gunung Garuda (Steel Manufacture) , Bank Resona Perdania (Bank) PT Cahaya Forx (Forex Trading), PT Garuda Indonesia (Air ways), PT Sucofindo (certification body, inspection), PT Tanjung Indah Plantation (sawit), PT Asuransi MSIG, (Insurance company), PT Thiess Contractor Indonesia (General Contractor), PT Tirta Gajah Mungkur (Water management),PT Indonesia Power PLTU  Uboh Banten (Power Plant), PT Trimegah Bangun Persada   (Nickle Mining), PT Indomining (Coal Mining), PT Antam Divisi Logam Mulia (pengolahan dan pemurnian Emas),PT Jakarta Container Terminal (PT JICT), PT Tripatra (Engeneering, Procurement, Construction),PT Eagle Burgman Indonesia (Manufacture Trading of Seal)

Training-Pemahaman-Penerapan-Integrasi-ISO-9001,-SMK3,-COC-yogya

Pemahaman Penerapan Integrasi CoC dan SVLK

Pentingnya COC dan VLK

Saat ini sertifikat CoC FSC Dan  VLK  sudah menjadi  persyaratan dari buyer jika perusahaan kayu ingin memperoleh kontrak atau order.. Munculnya sikap konsumen tersebut berawal dari kesadaran bahwa kondisi lingkungan terutama hutan semakin memprihantinkan dimana jumlah hutan dan kualitas hutan sejaa tahun 1980an cenderung menurun. Hal tersebutlah yang membuat industri kayu harus menerapkan sistem manajemen Chain  of Custody  (CoC) standar FSC (Forest Stewardship Council) dan SVLK Peraturan Menteri Kehutanan.

Tujuan Pelatihan

Program bertujuan membantu perserta pelatihan  untuk :

  1. Memahami pentingnya COC FSC DAN SVLK Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia
  2. Memahami persyaratan persyaratan COC FSC DAN SVLK Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia
  3. Memahami tahapan dan teknik penerapan CoC  dan VLK
  4. Memahami sistem dokumentasi CoC dan VLK

Materi Pelatihan

Materi Pelatihan yang akan disampaikan mencakup sebagai berikut

  • Kebutuhan Dan Masalah Perdagangan hasil Hutan
    • Sejarah CoC FSC Dan SVLK
    • Definisi CoC FSC Dan SVLK
    • Lingkup CoC FSC Dan SVLK,
    • Manfaat CoC FSC Dan SVLK
    • Pentingnya Peduli Dan Paham CoC FSCdan VLK
  • Penerapan  Persyaratan persyaratan RSPO & ISPO
    • Prinsip Prinsip CoC FSC Dan SVLK
    • Pemahaman per Kriteria,  Indiikator, Verifier  CoC FSC Dan SVLK
    • Integrasi antara CoC FSC dengan SVLK
    • Pedoman Penerapan dan contoh penerapan
    • Sertifikasi RSPO Dan ISPO
  • Sistem Dokumentasi CoC FSC dan SVLK
    • Pengertian dokumentasi
    • Pendekatan hirarki dokumentasi
    • Persyaratan sistem dokumentasi
    • Format Dan bentuk sistem dokumentasi
    • Tahapan Dan metoda penyusunan dan penerapan  sistem dokumentasi
    • Contoh contoh sistem dokumentasi
  • Pengenalan Peraturan dan Perundang-undangan terkait CoC FSC dan SVLK
    • Peraturan terkait Perijinan
    • Peraturan terkait Bahan baku Kayu
    • Peraturan terkait Manajemen Pabrik
    • Peraturan Terkait K3
  • Tahapan dan Metoda Perancangan dan Penerapan CoC FSC dan SVLK
    • Tahapan Perancangan
    • Metoda Perancangan
    • Tahapan Penerapan
    • Metoda Penerapan
    • Hambatan  Hambatan Perancangan dan Penerapan CoC FSC dan SVLK
  • Test Awal (pre test)
    • Tujuan untuk mengetahui kondisi awal wawasan dan pengetahuan   awal setiap peserta, mengukur beberapa kesenjangan pengetahuan peserta, dimana dapat menjadi bahan pembahasan  selama pelatihan
    • Diberikan soal berupa 10 soal, terdiri dari soal memilih (multiple Choice) dan soal essay (jawaban terbuka)
    • Test Akhir (Post test)
    • Tujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan peserta (penyerapan) terhadap materi pelatihan yang telah disampaikan  dan  tingkat efektivitas hasil pelatihan
    • Diberikan soal berupa 20 soal, terdiri dari soal memilih (multiple Choice) dan soal essay (jawaban terbuka)

Metode Pelatihan

  • Diskusi
  • Contoh Penerapan
  • Workshop/simulasi
  • Peserta  memahami CoC FSC Dan SVLK
  • Peserta memahami metoda dan tahapan Penerapan CoC FSC dan SVLK
  • Pemahaman Dasar – dasar COC FSC Dan SVLK
  • METODA
  • Pelatihan  dijalankan dengan metoda :
  • HASIL AKHIR
  • Dari  Program yang dijalankan diharapkan hasil yang akan dicapai adalah :

Facilitator

Thomas Hidayat Kurniawan, Ir, MM

Thomas Hidayat Kurniawan, Ir, MM. Seorang  Trainer dan konsultan yang Berpengalaman dalam Sistem Manajemen Mutu, Lingkungan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), RSPO, ISPO, COC FSC, SFM FSC, SCCS, dll selama 12 tahun. Pengalaman sebagai trainer dan konsultan telah   menangani berbagai perusahaan dan lembaga, baik swasta Nasional, Multinasional dan pemerintah, sebanyak lebih dari 80   perusahaan/Lembaga.  Perusahaan yang sudah ditangani sebagai trainer sebanyak lebih dari 80 perusahaan. Sebagai Konsultan sudah menangani  70 perusahaan. Untuk proses audit pernah melakukan audit pada 60 perusahaan. Selain itu memilki  jaringan dengan beberapa Lembaga Sertifikasi karena pernah melakukan proses audit   atas nama Lembaga Sertifikasi  BMTRADA,  Mutu Agung Lestari, TUV Rheinland International, Smartwood Rain Forest Alliance, BSI Management System (Verificator SOP RSPO).  Sebaga Auditor pernah bergabung di PT TUV Rheinland International,dan  PT Mutu Agung Lestari (BM Trada). Memiliki pengalaman bekerja dengan konsultan International South Pole Carbon Asset Management AG Swizerland , dalam proyek Crabon Trade REDD di Papua Nuigini dan Proyek AF RF di Philipina.Pendidikan formal S1 Dan S2 dari Institut Pertanian Bogor. Perusahaan yang pernah menjadi klien pelatihan diantaranya : PT Bakri Sumatera Plantation, PT Dharma Satya  Nusantara (Pam Oil and CPO), PT Swakarsa Sinar Sentosa (Palm Oil and CPO), PT BW Plantation, PT Sahabat Mewah Makmur PT ANJ AGRI, Belitung, PT Eramitra AGROLESTARI, PT Sumatera Bakrie Plantation, PT JAMBI AGRO WIJAYA,PT Sumatera Bakrie Plantation , PT Kalimantan Sawit Abadi, (Citra Borneo Indah Group), , PT Sawit Sumbermas sarana, (Citra Borneo Indah Group), PT Mitra Mendawai Sejati, (Citra Borneo Indah Group), PT Sawit Multi Utama, (Citra Borneo Indah Group), PT Tanjung Sawit abadi. (Citra Borneo Indah Group), PKS Sulung (Citra Borneo Indah Group), PKS Suayap (Citra Borneo Indah Group), PT PLN SEKTOR BUKITTINGG (PLTA Maninjau, PLTA Singkarak), PLTA Batang Agam), PT PLN Sektor Pandan Sibolga Sumatera Bagian Utara (PLTA Renun / Danau Toba, PLTA Sipan Sihaporas, 8 PLTM PLTM), PT Cipta Kridatama (Mining Company- Trakindo Group), PT BP Berau Ltd  ( LNG Gas), PT Total Kalimantan Timur  (Oil and Gas) , PT Kota Minyak Internusa (Oil and gas, PT Lematang Coal Industri (Mining), PT AKR Corporindo Tbk (Mining),   PT Angkasa Pura 2 (Pengelola Bandara ),PT PT Nike Indonesia, PT Nikomas Gemilang ,PT Pantjatunggal Knitting Mill,PT Trasindo Permai, (Transportaion service) , PT Grand Best (garment) , PT Gunung Garuda (Steel Manufacture) , Bank Resona Perdania (Bank) PT Cahaya Forx (Forex Trading), PT Garuda Indonesia (Air ways), PT Sucofindo (certification body, inspection), PT Tanjung Indah Plantation (sawit), PT Asuransi MSIG, (Insurance company), PT Thiess Contractor Indonesia (General Contractor), PT Tirta Gajah Mungkur (Water management),PT Indonesia Power PLTU  Uboh Banten (Power Plant), PT Trimegah Bangun Persada   (Nickle Mining), PT Indomining (Coal Mining), PT Antam Divisi Logam Mulia (pengolahan dan pemurnian Emas),PT Jakarta Container Terminal (PT JICT), PT Tripatra (Engeneering, Procurement, Construction),PT Eagle Burgman Indonesia (Manufacture Trading of Seal)

Training-Pemahaman-Penerapan-Integrasi-CoC-dan-SVLK-yogya