ILP Center Building 2nd Floor Suite 219 Jl. Raya Pasar Minggu No. 39A Jakarta Selatan

Legal Series

Legal Strategy

OVERVIEW

Pembangunan Kerangka Hukum adalah strategi perencanaan spasial yang memberikan penjelasan hukum secara lengkap dalam Perencanaan Kebijakan dalam mempertahankan tanggung jawab Direksi dan Komisaris kepada Pemegang Saham pada sebuah perusahaan.

PENGERTIAN

Tanggung jawab hukum sebagai professional, meliputi:

  1. Konflik kepentingan.
  2. Mewakili namun tidak berkompeten
  3. Kesalahan penggunaan uang klien
  4. Pengaturan membelah biaya
  5. Komunikasi dengan pihak diwakili.
  6. Tidak diperkenankan untuk ajakan dalam iklan.

RUANG LINGKUP

Dokumen Wajib

  1. Dokumen pembangunan daerah (lokal)
  2. Dokumen rencana pengembangan
  3. Laporan keterlibatan masyarakat
  4. Laporan pemantauan tahunan
  5. Skema pembangunan daerah

Dokumen Pilihan

  1. Dokumen perencanaan tambahan
  2. Perintah pembangunan daerah
  3. Zone perencanaan sederhana

Kunci untuk pemerintah

  1. Keluwesan
  2. Penguatan masyarakat dan keterlibatan stakeholder
  3. Dokumen penyusunan pembangunan daerah
  4. Penilaian keberlanjutan
  5. Program manajemen
  6. Tingkat Kesehatan dokumen yang harus didasarkan dalam konten dan proses, basis, bukti kuat dan kredibel.

MANFAAT

  1. Kepatuhan berarti sesuai dengan aturan, seperti spesifikasi, kebijakan, standar atau hukum. Kepatuhan terhadap peraturan menggambarkan tujuan perusahaan atau lembaga publik bercita-cita untuk mencapai dalam upaya mereka untuk memastikan bahwa personil menyadari dan mengambil langkah-langkah untuk mematuhi hukum dan peraturan yang relevan.
  2. Memastikan bahwa semua persyaratan tata kelola yang diperlukan dapat dipenuhi tanpa duplikasi usaha dan kegiatan dari sumber daya.
  3. Governance merupakan pendekatan manajemen secara keseluruhan di mana eksekutif senior mengarahkan dan mengendalikan seluruh organisasi, dengan menggunakan kombinasi dari informasi manajemen dan control melalui struktur hirarkis manajemen dan memastikan bahwa informasi yang kritis sampai ke tim eksekutif secara lengkap, akurat dan tepat waktu untuk memungkinkan pengambilan keputusan pengelolaan yang tepat, dan menyediakan mekanisme kontrol untuk memastikan bahwa strategi, arah dan instruksi dari manajemen yang dilakukan secara sistematis dan efektif.
  4. Mengelola Resiko adalah serangkaian proses yang dilalui manajemen dalam mengidentifikasi, menganalisis, termasuk merespon dengan tepat terhadap risiko yang mungkin berpengaruh buruk terhadap realisasi tujuan bisnis organisasi.

OUTLINE 

  1. Pengertian Legal Strategy
  2. Legal Research
  3. Strategy pemahaman Due Deligent
  4. Glosary

STRATEGY PENYAMPAIAN

  1. Interaktif antara Pengajar dan Peserta, dimana Peserta diperkenalkan dengan konsep, contoh aplikasi, berlatih menggunakan konsep, dan mendiskusikannya dalam latihan.
  2. Penyampaian materi dengan presentasi untuk mempermudah peserta memahami konsep dan  mendiskusikannya.
  3. Konsultasi di kelas dalam membantu peserta untuk menyelesaikan permasalahannya.

PESERTA

  1. Direktur
  2. General Manager/Manager
  3. Supervisor/Senior Staff

FASILITATOR/TRAINER :

Setiono Winardi SH., MBA.

Menamatkan pendidikan Hukum (S-1) pada Universitas Islam Jakarta, kemudian mengambil gelar (S-2) Master Business Administration dari dari Saint John University, Honolulu, Hawaii, USA, kemudian mengambil program Diploma pada National University of Singapore dan Murdock University, Dubai, UAE.

Beliau adalah salah satu associate consultant Value Consult ini, berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang Human Resources serta telah menapaki berbagai jenjang karir.

Pengakuan sebagai professional dan praktisi di dunia internasional, dengan telah diterimanya berbagai Penghargaan  (Awards) atau Honors, dari beberapa Negara asing, sebagai berikut:

  1. Award the Best Practice for Operation of Human Resources Management dari the National Police HongKong Government;
  2. Honors the Best Practice Operation for Human Resources dari the Ministry of Education of the Republic of Ghana, West Africa;
  3. Award the Best Practice Human Resources Management dari the Economy Community West African State (ECOWAS) Regional Office Lome Republic of Togo West Africa;
  4. Awards the Best Practice Human Resources Management dari the Ministry of Trade & Export, the Federal Republic of Nigeria West Africa;
  5. Award the Best Practice Operation for Human Resources dari the Royal Goverment Cambodia.

Training-Legal-Strategy-yogya

Strategy to Mergers, Acquisitions and Alliances

Tujuan Pelatihan

  1. Mengetahui elemen penting dalam melakukan merger, akuisisi dan aliansi
  2. Menguasai strategi untuk mencapai keunggulan kompetitif dan pertumbuhan
  3. Mempunyai pemahaman dan ketrampilan tentang mekanisme di balik penciptaan dan penghancuran nilai dalam proses akuisisi.
  4. Mengetahui akuisisi dan aliansi serta berkontribusi untuk mencapai keunggulan kompetitif atau pertumbuhan dan memenuhi syarat untuk memaksimalkan probabilitas keberhasilan.

Program overview

Memberikan strategi untuk berbagai pendekatan dalam pembelajaran dengan campuran antara kasus dalam kehidupan nyata, praktek, penelitian dalam memberikan fasilitas untuk pembelajaran, yang membantu peserta untuk dapat berhubungan dan menerapkan konsep serta mengendalikan isu yang timbul melalui pembahasan bisnis atau industry.

Sasaran Pelatihan

Program ini dirancang untuk eksekutif profesional yang bertanggung jawab untuk mengendalikan persaingan dan pertumbuhan perusahaan serta strategi untuk memimpin dalam kegiatan merger dan akuisisi.

Outline Materi

  1. Strategi perusahaan dan pemikiran manajer tentang apa dan bagaimana memperolehnya
  2. Mekanisme menciptakan nilai
  3. Evaluasi target akuisisi yang potensial, dalam teknik penilaian, terkait dengan sinergi dan pendekatan yang digunakan
  4. Strategi negosiasi untuk memenuhi persyaratan akuisisi termasuk struktur kesepakatan dan mengalokasikan resiko dan manfaat
  5. Tantangan dan praktik terbaik setelah akuisisi
  6. Aliansi atau join venture sebagai suatu pilihan untuk mencapai keberhasilan
  7. Isu kritis dan tantangan dalam manajemen aliansi

Metode Pelatihan

Dengan menggunakan metode kasus perintis, tutorial, simulasi, diskusi kelompok dan proses imitasi, sehingga dapat memeriksa bagaimana perusahaan mencapai kesuksesan dengan memanfaatkan sistem kontrol yang terbaru untuk mencapai terobosan bahkan dalam menghadapi kondisi ekonomi yang kompetitif, untuk memahami secara mendalam tentang cara menghubungkan strategi dengan scorecard, sistem kinerja, struktur, dan tata kelola, untuk mendorong kinerja dan profitabilitas perusahaan di pasar manapun.

Peserta

  1. Senior Supervisor, Junior Manajer dan Senior Manajer
  2. Penanggung jawab pelaksanaan merger, akuisisi dan aliansi
  3. Penanggung jawab operasional bisnis

Facilitator

Setiono Winardi SH., MBA.

Menamatkan pendidikan Hukum (S-1) pada Universitas Islam Jakarta, kemudian mengambil gelar (S-2) Master Business Administration dari dari Saint John University, Honolulu, Hawaii, USA, kemudian mengambil program Diploma pada National University of Singapore dan Murdock University, Dubai, UAE.

Beliau adalah salah satu associate consultant Value Consult ini, berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang Human Resources serta telah menapaki berbagai jenjang karir.

Pengakuan sebagai professional dan praktisi di dunia internasional, dengan telah diterimanya berbagai Penghargaan  (Awards) atau Honors, dari beberapa Negara asing, sebagai berikut:

  1. Award the Best Practice for Operation of Human Resources Management dari the National Police HongKong Government;
  2. Honors the Best Practice Operation for Human Resources dari the Ministry of Education of the Republic of Ghana, West Africa;
  3. Award the Best Practice Human Resources Management dari the Economy Community West African State (ECOWAS) Regional Office Lome Republic of Togo West Africa;
  4. Awards the Best Practice Human Resources Management dari the Ministry of Trade & Export, the Federal Republic of Nigeria West Africa;
  5. Award the Best Practice Operation for Human Resources dari the Royal Goverment Cambodia.

Training-Strategy-to-Mergers,-Acquisitions-and-Alliances-yogya

Strategy Legal Drafting For Contracts and Other Documents

Kekalahan dalam berperkara pada kasus perselisihan dagang atau usaha, banyak disebabkan karena kelemaham di dalam menulis dokumen, kontrak atau dokumen yang dapat dipergunakan sebagai alat bukti di dalam persidangan atau perselisihan.

Banyak perkara dagang atau usaha, yang berakhir dengan kerugian yang melebihi keuntungan yang seharusnya diperoleh, termasuk kerugian harta benda dan kurungan badan, karena mitra bisnis yang menjalin kerjasama, melaporkan kelemahan kita sebagai delik aduan pidana.

Overview

Program strategy legal drafting for contracts and other documents, ditujukan untuk memberikan transformasi pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman di dalam membuat dokumen kontrak dan dokumen lainnya yang dapat diperguanakan sebagai alat bukti di dalam hukum, sehingga bilamana terjadi perselisihan di dalam kerjasama perdagangan atau usaha yang dijalankan, dapat menyelamatkan kita dari berbagai permasalahan yang dihadapi, perdata maupun pidana.

Program ini disampaikan melalui tutor, diskusi dan umpan balik yang dipertajam dengan studi kasus serta simulasi kasus dengan mempergunakan proses imitasi sehingga proses transformasi dapat terselenggara.

Understanding

Legal Drafting adalah jenis tulisan teknis yang digunakan oleh pengacara, hakim, legislator, dan lain-lain dalam hukum untuk mengekspresikan suatu analisa hukum dan hak-hak hukum termasuk kewajiban para pihak, untuk digunakan dalam praktek advokasi sebagai suatu langkah untuk memberikan resolusi terhadap masalah hukum klien yang sedang dihadapi.

Program Content

  1. Membuat kontrak dan dokumen hukum lainnya
  2. Melakukan negosiasi dalam perselisihan berdasarkan kontrak dan dokumen hukum
  3. Menghadiri persidangan sebagai pihak yang terlibat di dalam perselisihan
  4. Memenangkan perkara perselisihan dalam persidangan

Tujuan Pelatihan

  1. Membuat dokumen kontrak dan dokumen lain yang dapat dipergunakan sebagai alat bukti
  2. Memenangkan negosiasi dalam suatu permasalahan yang dihadapi
  3. Memenangkan perkara secara win-win solusi
  4. Mempersiapkan diri dalam menghadiri persidangan perkara perselisihan
  5. Menghindari tuntutan hukum (pidana) terhadap permasalahan yang dihadapi

Outline Materi

  1. Pengertian legal drafting untuk kontrak dan dokumen
  2. Strategy penulisan untuk dijadikan alat bukti
  3. Identitas para pihak di dalam kontrak
  4. Alasan lahir atau dibuatnya kontrak
  5. Pengertian yang terdapat di dalam kontrak
  6. Ruang lingkup penulisan kontrak dagang
  7. Penulisan syarat pembayaran
  8. Kewajiban para pihak di dalam kontrak
  9. Membangun alasan untuk membuat amandemen/addendum
  10. Perselisihan dan pilihan hukum
  11. Penulisan surat kuasa untuk menghadiri persidangan
  12. Penulisan surat gugatan, jawaban, replik, duplik, dan kesimpulan
  13. Strategy menghadiri persidangan perkara perdata
  14. Strategy mencegah timbulnya perkara pidana pada kontrak dagang

Metode Pelatihan

  1. Memberikan penjelasan atas teori yang diselaraskan dengan praktek berdasarkan undang-undang yang berlaku dengan menggunakan tutor, diskusi dan umpan balik, sehingga peserta mendapatkan pemahaman terhadap permasalahan yang dihadapi dan mampu membuat konsep untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
  2. Melakukan simulasi dengan mempergunakan proses imitasi berupa persidangan semu, sehingga peserta dapat menerima transformasi pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman, dan peserta memiliki pengetahuan dan pengalaman berdasarkan praktek pada persidangan yang dilakukan pada alam nyata.
  3. Memberikan penugasan kepada individu atau kelompok, untuk terlibat di dalam suatu persidangan semu, dalam perkara perdata maupun pidana, sehingga peserta memiliki pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman, dalam memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh hakim, penasehat hukum, dan jaksa penuntut umum.

Durasi Pelatihan

Program ini diselenggarakan selama 2 (dua) hari

  1. Pengenalan teori atas permasalahan yang dihadapi, selama 30 menit
  2. Pendalaman teori dengan berbagai studi kasus, selama 1,5 jam
  3. Implementasi studi kasus sebagai proses transformasi, selama 1,5 jam
  4. Simulasi dengan proses imitasi melalui persidangan semu, selama 1 jam
  5. Penugasan individu atau kelompok dalam mempertajam pengalaman, selama 1 jam
  6. Evaluasi keberhasilan, selama 30 menit

Peserta

  1. Supervisor
  2. Leader
  3. Manager
  4. Setiap orang yang ingin mengetahui praktek di hukum di dalam dunia nyata.

 Referensi

  1. Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana
  2. Kitab Undang-undang Hukum Perdata (BW)
  3. Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP)
  4. Kitab Undang-undang Hukum Acara Perdata
  5. Undang-undang tentang Pokok-pokok Kekuasaan Kehakiman
  6. Peraturan Mahkamah Agung
  7. Peraturan atau Undang-undang tentang Kejaksaan
  8. Undang-undang Kepolisian
  9. E. Scott Fruehwald, “Legal Writing Exercises: A Practical Guide to Clear and Persuasive Writing for Lawyers” (ABA Publishing 2014).
  10. International Legal English, written by Amy Krois-Lindner and TransLegal, is a coursebook for Cambridge ESOL’s International Legal English Certificate.
  11. Bryan Garner’s Dictionary of Modern Legal Usage (Oxford University Press) is regarded as an authoritative guide to legal language, and is aimed at the practising lawyer.
  12. Peter Butt and Richard Castle’s Modern Legal Drafting is a reference book aimed at the practising lawyer.
  13. Legal English (2004) by Rupert Haigh and published by Routledge.
  14. New ELS: English for Law Students written by Maria Fraddosio (Naples, Edizioni Giuridiche Simone, 2008) is a course book for Italian University Students.
  15. The Scribes Journal of Legal Writing, created by Scribes: The American Society of Legal Writers.
  16. The Oxford Handbook of Legal Correspondence (2006) by Rupert Haigh and published by Oxford University Press.
  17. For a humorous perspective on legal writing, see Daniel R. White’s Still The Official Lawyer’s Handbook (NY: Plume/Penguin 1991), Chapter 13, pp. 171-176, especially its notorious riff on how a lawyer might edit — and torture — the phrase “The sky is blue” (pp. 172-174). Similarly, see Professor Fred Rodell’s “Goodbye to Law Reviews,” whose opening lines contain the classic statement of the problem: “There are two things wrong with almost all legal writing. One is its style. The other is its content.” (This and other articles are collected in Trials and Tribulations—An Anthology of Appealing Legal Humor, edited by Daniel R. White (NY: Plume/Penguin 1991), p. 241.

Facilitator

Setiono Winardi SH., MBA.

Menamatkan pendidikan Hukum (S-1) pada Universitas Islam Jakarta, kemudian mengambil gelar (S-2) Master Business Administration dari dari Saint John University, Honolulu, Hawaii, USA, kemudian mengambil program Diploma pada National University of Singapore dan Murdock University, Dubai, UAE.

Beliau adalah salah satu associate consultant Value Consult ini, berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang Human Resources serta telah menapaki berbagai jenjang karir.

Pengakuan sebagai professional dan praktisi di dunia internasional, dengan telah diterimanya berbagai Penghargaan  (Awards) atau Honors, dari beberapa Negara asing, sebagai berikut:

  1. Award the Best Practice for Operation of Human Resources Management dari the National Police HongKong Government;
  2. Honors the Best Practice Operation for Human Resources dari the Ministry of Education of the Republic of Ghana, West Africa;
  3. Award the Best Practice Human Resources Management dari the Economy Community West African State (ECOWAS) Regional Office Lome Republic of Togo West Africa;
  4. Awards the Best Practice Human Resources Management dari the Ministry of Trade & Export, the Federal Republic of Nigeria West Africa;
  5. Award the Best Practice Operation for Human Resources dari the Royal Goverment Cambodia.

Training-Strategy-Legal-Drafting-For-Contracts-and-Other-Documents-yogya

Perancangan Peraturan Perundang-undangan (Legislative Drafting)

Di samping pengetahuan akan ilmu hukum, merancang peraturan perundang-undangan memerlukan keahlian tersendiri. Ini karena memindahkan suatu kebijakan (policy) dalam arti luas ke dalam bentuk normatif yang tersusun sedemikian rupa dalam suatu naskah perundang-undangan baik berupa undang-undang, peraturan daerah, atau jenis peraturan perundang-undangan lain memang bukan hal mudah.

Diperlukan pengetahuan tentang teknik menyusun normanya, formulasi strukturnya, bahasa dan komposisi kalimatnya. Bahkan lebih jauh lagi juga tentang kemampuan menentukan materi/substansi yang seperti apa yang harus dimuatkan ke dalam jenis peraturan yang mana. Belum lagi tentang aspek-aspek teknis hukum seperti merumuskan sanksi, masa keberlakuan dan transisi, dan aspek-aspek teknis hukum lainnya.

Workshop ini akan melatih peserta untuk menambah pemahaman dan meningkatkan kemampuan merancang peraturan perundang-undangan, dengan cara memberikan materi tentang konsep dasar hukum dan penyusunan perancangan peraturan perundang-undangan, metodologi perancangan, struktur dan format perundang-undangan, kalimat perundang-undangan, dan aspek-aspek teknis hukum dalam perundang-undangan.

Di samping tutorial yang interaktif, pemberian materi disampaikan dengan latihan (learning by doing), sehingga peserta diharapkan lebih maksimal dalam menyerap materi.

Outline Materi

  1. Pemahaman Pokok Hukum Peraturan Perundang-undangan: Metodologi, Teori , dan Fungsi  Peraturan Perundang-undangan.
  2. Dasar pembentukan Peraturan Perundang-undangan bagi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah: Hirarki, Review peraturan perundangan.
  3. Penyusunan Naskah Akademis: Kerangka dan Substansi  Naskah Akademis.
  4. Teknik Menyusun Peraturan Perundang-Undangan: Struktur, Pengelompokan, Penataurutan, Aspek-Aspek Teknis, dan Kalimat Perundangan-undangan.

Sasaran Pelatihan

Dengan mengikuti workshop ini, para peserta akan dibekali kemampuan untuk memahami dan membuat rancangan peraturan perundang-undangan sehingga dapat membuat rancangan peraturan perundang-undangan yang baik dan benar.

Facilitator

Irfan Hutagalung

K U A L I F I K A S I :

Berpengalaman lebih dari 14 tahun dalam pelatihan perancangan perundang- undangan, menilai rancangan undang-undang, mengajar hukum, konsultansi, dan penelitian hukum dengan keahlian utama dalam Hukum Tata Negara, Hukum Perundang-Undangan, Hukum Internasional Hak Asasi Manusia/Hukum Humaniter Internasional.

Saat ini mengajar di FISIP UIN Jakarta dan menjadi anggota Dewan Pembina Indonesia Scholarship and Research Support Foundation. Sampai bulan Mei 2012 menjabat sebagai peneliti senior di Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) dan anggota Dewan Pelaksana Indonesia Jentera School of Law.

P E N D I D I K A N :

LL.M  Northwestern University School of Law, Chicago USA, 2005 (Beasiswa Fulbright) S.H. Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia, 1997

P E N G A L A M A N  P R O F E S I O N AL:

  1. Anggota Dewan Pelaksana Indonesia Jentera School of Law (2011-Mei 2012)
  2. Trainer untuk merancang peraturan bagi karyawan publik termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), staf Sekretariat Jenderal DPR, staf Sekretariat Jenderal DPD, Staf divisi hukum berbagai kementerian RI, Komisi Yudisial, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Staf Divisi Hukum Pemerintah Daerah, karyawan Perusahaan Swasta (PT Bursa Efek Indonesia, termasuk Badan Penyehatan Perbankan Nasional BPPN), dan aktivis LSM, mulai dari Aceh, Lampung, Yogyakarta, Jawa Timur,  Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara,  sampai ke Maluku Utara. Dan terakhir pada bulan Maret dan Juli tahun 2012 menyampaikan pelatihan perancangan perundang-undangan untuk Leste staf Parlemen Timor Leste di Dili Timor Leste.
  3. Konsultan dan Penasehat untuk beberapa penelitian atau laporan berbasis studi hukum.
  4. Pembicara untuk hukum hak asasi manusia, hukum konsitusi, dan legislative drafting / legislasi di seminar, diskusi terfokus, dan media TV  yang diselenggarakan oleh, antara lain, Sekretariat Jenderal DPR RI, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Komisi Informasi, Pemerintah Daerah Kota Depok, Propinsi Aceh dan beberapa lembaga swadaya masyarakat dan televisi nasional.
  5. Mengajar untuk Program Master, Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik , MPKP di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Depok dan Salemba Jakarta, 2005-2006.
  6. Mengajar untuk program Sarjana, Universitas Indonesia Fakultas Hukum, Depok, 1998-2006.
  7. Mengajar  “Hukum Konstitusi” dan “Hukum Internasional” di Beberapa Fakultas Hukum di Jakarta, termasuk Universitas Trisakti, Jakarta 1999-2001.
  8. Termasuk ikut terlibat merancang naskah akademis usulan rancangan perubahan UU Pemerintah Daerah, usulan rancangan undang-undang Keuangan Mikro yang hendak diusulkan oleh DPD RI peride 2004-2009. Selain itu dia ikut terlibat dalam menyusun model evaluasi usulan RUU di Bappenas sebelum dimasukkan dalam rancangan program legislasi versi pemerintah ke DPR.

Training-Perancangan-Peraturan-Perundang-undangan-(Legislative-Drafting)-yogya

Negotiation Skills for Lawyer

Sebagian besar permasalahan bisnis di lapangan ternyata disebabkan oleh kurangnya pemahaman para pelaku bisnis akan arti penting sebuah kontrak dan bagaimana menyusunnya secara benar. Padahal kontrak merupakan dasar yang mengatur hak dan kewajiban para pihak dalam aktivitas bisnis tersebut. Bahkan tidak jarang pula, kontrak dibuat asal jadi, atau hasil mengkopi dari sana-sini, tanpa memandang relevansinya dengan kepentingan bisnis yang ingin dijalani. Akibatnya, ketika terjadi permasalahan di kemudian hari, kontrak yang seharusnya bisa menjadi rujukan untuk menyelesaikan sengketa, justru malah menyebabkan timbulnya kerugian-kerugian yang sebenarnya bisa dihindari apabila pelaku bisnis memposisikan kontrak elemen krusial dalam menjalankan kerjasama bisnis.

Selain membekali para peserta dengan langkah-langkah penyusunan kontrak secara benar, workshop ini juga akan mengasah kemampuan peserta dalam melakukan negosiasi. Hal ini karena kemampuan melakukan negosiasi sebelum merumuskannya dalam bentuk klausul, merupakan ruh dari penyusunan kontrak.

Tujuan Pelatihan

  • Peserta memahami dasar-dasar penyusunan kontrak;
  • Peserta menguasai keterampilan melakukan negosiasi kontrak 
  • Peserta Mampu merumuskan dan merancang draft kontrak secara benar

Outline Materi

  • Pemahaman mengenai kontrak dan pertanggungjawabannya dalam bisnis
  • Jenis-jenis pertanggung jawaban perdata yang dikenal
  • Asas-asas dalam Hukum Perjanjian
  • Syarat sahnya Perjanjian
  • Hapusnya kewajiban keperdataan dan berakhir / batalnya Perjanjian.
  • Istilah-istilah khusus dalam-pembuatan kontrak
  • Klausul baku yang harus ada dalam suatu perjanjian bisnis
  • Klausul-klausul penting yang harus dicermati dalam mereview perjanjian
  • Jenis – jenis kontrak dan karakteristiknya.
  • Aspek legal suatu kontrak bisnis;
  • Teknik penulisan draft kontrak bisnis
  • Negosiasi dalam Transaksi & Penyusunan Kontrak Bisnis
  • Latihan melakukan analisis dan telaah serta penyusunan perjanjian dan dokumen hukum lain yang terkait Hukum (jika sempat)

Facilitator

Dr. Gunawan, SH, MH, MM.

(Dosen Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan dan Praktisi Hukum)

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia, pengajar Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan dan Instructor (dalam bahasa Inggris) untuk Business Administration, Tax and Law di Swiss German Business Training Foundation sejak 1999 serta co-founder Widjaja & Associates Law Firm ini telah sangat berpengalaman sebagai pembicara dalam berbagai seminar, workshop dan training. Selain sebagai salah satu nara sumber kami dalam Seminar, Workshop dan In-House training untuk topik UU No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, beliau juga menjadi trainer diantaranya untuk PT. Timah (Persero), Tbk., PT. Indonesia Power, dan PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk. Penulis di Ruang Hukum pada Bulettin Business News, kontributor di Jurnal Hukum Bisnis, Jurnal Hukum dan Pasar Modal serta Law Review (FH UPH). Beberapa judul buku yang beliau tulis diantaranya Perikatan yang Lahir dari Perjanjian (2003), Perikatan yang Lahir dari Undang-Undang (2003), Seri Aspek Hukum dan Bisnis – Peran Pengadilan dalam Penyelesaian Sengketa Melalui Arbitrase (2008), Seri Pemahaman PT – Risiko sebagai Direksi, Komisaris dan Pemilik PT (2008).

Training-Negotiation-Skills-for-Lawyer-yogya