ILP Center Building 2nd Floor Suite 219 Jl. Raya Pasar Minggu No. 39A Jakarta Selatan

Sales & Marketing Series

Smart For Salesman Training Program

Seorang PROFESIONAL SALES selalu diharapkan mampu untuk mengubah perilaku pelanggan dari prospek menjadi membeli, mengasah kemampuan sebagai seorang penjual dan membangun networking

Adalah bagian yang sangat penting dalam menjalani profesi sebagai sales.

Dengan pelatihan SMART FOR SALESMAN peserta diharapkan mampu membangun perilaku yang mau mengerti terhadap keinginan pelanggan terlebih dahulu dan menjauhkan perilaku yang berbasis egosentris.

Secara mendalam akan ditanamkan tentang bagaimana kemampuan menjual berdampak besar terhadap kelangsungan bisnis. Dan hubungan perilaku meuaskan pelanggan sebagai salah satu bagian penting dari pencapaian visi, misi dan target perusahaan.

Sasaran Pelatihan

  • Smart Sales tim
  • Pengetahuan yang  lebih lengkap terhadap Sales Manager
  • Kemampuan menyelesaikan hambatan dan permasalahan pada Sales coordinator

Outline Materi

  • Memiliki paradigm baru tentang sales mindset
  • Memiliki kesadara bahwa kualitas dibangun melalui siklus proses yang mengitegrasikan semua fungsi dalam perusahaan
  • Menghadapi kondisi customer yang sulit maupun pressure pekerjaan yang sulit
  • Ketrampilan untuk menghadapi berbagai kondisi didalam proses menjual
  • Kiat – kiat didalam menyelesaikan masalah sulit pada saat menghadapi pelanggan
  • Kemampuan multi skenario pada saat prosedur normal tidak menyelesaikan masalah
  • Menghasilkan kinerja yang produktif dari setiap pertemuan atau pembicaraan dengan pelanggan

Facilitator

Kukuh Wahyu Adji

Kukuh adalah praktisi training ( in class ataupun outbond ) lebih dari sepuluh tahun dibidang ini, berbagai  jenis perusahaan yang telah menggunakan jasanya baik manufacturing, perbankan, tranportasi laut, maskapai penerbangan, asuransi, retail, MLM, BUMN, oil & gas dsb.

Dia ahli dibidang  soft skill, terutama : motivasi, sales, leadership, team building, communication skill dan managing by value & attitude.

Serta dia pernah langsung terlibat dalam posisi dan pekerjaan sebagai manager marketing di perusahaan manufacturing terbesar di Indonesia dan HR manager & training development di perusahaan kontraktor multinasional.

Training-Smart-For-Salesman-Training-Program-yogya

Sistem Manajemen Hubungan Pelanggan

Di dalam suatu organisasi atau perusahaan, kemampuan membangun hubungan dengan pelanggan adalah salah satu kunci keberhasilan yang paling penting. Secara internal, kemampuan di dalam menjalin kerjasama yang efektif berdampak pada peningkatan efisiensi, produktifitas dan profitbilitas. Sedangkan secara eksternal, keberhasilan tersebut akan berdampak positif pada stakeholder sehingga dapat meningkatkan citra perusahaan.

Mengingat pentingnya hal ini sudah sewajarnya apabila segenap pimpinan dan pegawai yang ada di dalam lingkungan organisasinya untuk mengembangkan kompetensi untuk membangun hubungan dengan pelanggan.

Untuk dapat membangun hubungan dengan pelanggan secara efektif dibutuhkan pemahaman mengenai berbagai jenis, harapan, kebutuhan dan peran pelanggan dalam organisasi yang merupakan bahan penyusunan strategi untuk menghadapi pelanggan tersebut. Di dalam program pelatihan sistem manajemen hubungan pelanggan semua hal itu dibahas sehingga diharapkan dapat meningkatkan wawasan sekaligus keterampilan bagi para pemimpin dan pegawai sehingga mendorong peningkatan kinerja.

Tujuan Pelatihan

  • Memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang sistem manajemen hubungan pelanggan kepada peserta pelatihan
  • Memberikan solusi dan rekomendasi tentang strategi, kebijakan dan pemecahan masalah dalam membangun hubungan dengan pelanggan

Outline Materi

  • Definisi dan Filosofi Sistem Manajemen Hubungan Pelanggan
  • Kepuasan Pelanggan
  • Model Budaya Kepuasan Pelanggan
  • Kunci Keberhasilan Pelayanan Pelanggan
  • Strategi Customer Preposition dan Kredibilitas Produk dan Jasa
  • Strategi Penanganan Pelanggan
  • Perspektif dan Ukuran Kinerja Hubungan Pelanggan dalam Balanced Scorecard
  • Perilaku Konsumen
  • Peningkatan Kualitas Pelayanan Pelanggan
  • Posisi dan Peran Hubungan Pelanggan dalam Organisasi
  • Standar Kinerja dan Kompetensi Hubungan Pelanggan
  • Kunci Keberhasilan Hubungan Pelanggan
  • Kiat Membangun Hubungan Pelanggan yang Sukses

Metode Pelatihan

  • Ceramah
  • Diskusi
  • Games
  • Tugas Individual dan Kelompok

Peserta

Untuk dapat membangun sistem manajemen hubungan pelanggan yang efektif selayaknya yang mengikuti pelatihan ini adalah semua pimpinan dalam organisasi, terutama yang bergerak dalam bidang pemasaran dan perdagangan serta para konsultan dan akademisi yang berperan dalam pemecahan masalah organisasi dan perusahaan.

Facilitator

Hendra Kusnoto

Hendra Kusnoto adalah alumni Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1984. Pada tahun 1986 ia melanjutkan studi di Fakultas Pasca Sarjana UGMjurusanPsikologiPerkembangan. Di tahunitu pula Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan Universitas Persada Indonesia “YAI’ dan mendirikan Fakultas Psikologi swasta pertama di Indonesia. Ia juga sempat menjadi dekan dan mengajar di fakultas itu pada tahun 1987 – 1989. Pada masa itu beliau termasuk dekan termuda di Indonesia. Selama mengajar, Sdr. Hendra Kusnoto mempelajari ilmu manajemen bisnis secara otodidak. Pada tahun 1989 yang bersangkutan bekerja di PT Antam. Di perusahaan ini beliau aktif dalam bidang sumber daya manusia. Pada tahun 1996 beliau studi di bidangManagementand Business Administration di Melbourne University, Australiadanbeliausempatmengikuti program magangdanbekerja di perusahaanterkemuka Australia (Broken Hill Propriety/BHP). Sekembalinya dari studi di Australia Sdr.Hendra Kusnoto menulis buku berdasarkan hasil penelitian di perusahaan-perusahaan yang ada di Australia. Buku tersebut berjudul “Praktek Manajemen Terbaik di Dunia” dan diterbitkan oleh Gramediapadatahun 2001.

Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis dan sumber daya manusia, pada tahun 1996 Sdr. Hendra Kusnoto ditunjuk sebagai salah satu anggota tim IPO (inital public offering) untuk mempersiapkan PT Antam menjadi perusahaan publik. Sejak saat itu beliau selalu terlibat dalam tim strategis baik dalam bidang pengembangan usaha maupun sumber daya manusia. Karena hobi belajarnya tidak pernah berhenti, beliau mempelajari manajemen perubahan baik secara otodidak maupun pelatihan-pelatihan di dalam dan luar negeri. Walaupun Sdr. Hendra Kusnoto pernah studi di negeri kangguru, namun beliau merasa belum puas, sehingga pada tahun 1998 beliau belajar mengenai manajemen bisnis internasional di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetya Mulya, Jakarta.

Pada tahun 2000, berbekal pengetahuan dan keterampilan dalam bidang manajemen bisnis, sumber daya manusia dan manajemen perubahan beliau dipercaya oleh pimpinan PT Antam Tbk untuk memimpin tim manajemen perubahan untuk memantapkan posisi PT Antam Tbk sebagai perusahaan yang mampu menjadi perusahaan kelas dunia. Untuk tujuan tersebut beliau mempelajari balanced scorecard langsung dari penciptanya, yaitu Dr. David Norton. Perannya dalam bidang manajemen perubahan tersebut turut mampu menjadikan PT Antam Tbk menjadi perusahaan terkemuka.

Sejak tahun 2006 Sdr. Hendra Kusnoto bergabung dengan beberapa perusahaan konsultan yang bergerak dalam bidang manajemen strategis, manajemen perubahan, good corporate governance dan manajemen sumber daya manusia, disamping itu beliau secara pribadi juga berperan sebagai advisor yang memberikan pelatihan dan konsultasi di beberapa perusahaan baik nasional maupun asing. Perusahaan-perusahaan yang  pernah ditangani a.l. Jasa Marga, Jasa Raharja, PGN, PTPN IX, Swedish Match dan lain-lain. Untuk menjalankan tugas tersebut beliau memperoleh ijin khusus dari pimpinan perusahaan. Di PT Antam Tbk sendiri, akhir-akhir ini beliau ditunjuk sebagai advisor direksi dalam bidang good corporate governance, manajemen transformasi dan sumber daya manusia.

Training-Sistem-Manajemen-Hubungan-Pelanggan-yogya

Sales Motivation Journey

Pendahuluan

Tahun 2015 adalah babak baru MEA, lantas sadarkah Anda akan tantangan yang akan muncul seperti apa?Persaingan semakin tajam/ketat di dunia bisnis dan munculnya banyak produk baru dengan harga yang lebih kompetitif, adalah contoh beberapa tantangan yang dihadapi, tentunya.

Bayangkan jika Anda bisa menciptakan team sales yang senantiasa termotivasi, menjadi ujung tombak (garda terdepan) penjualan perusahaan yang handal, mampu menghadapi tekanan persaingan yang sangat kejam/sengit. Ingatlah, kegagalan bisnis terbesar seringkali terjadi akibat gagal membina dan mempertahankan team sales yang tangguh, sehingga di-hiject (baca: bajak) perusahaan lain yg bisa memberi nilai lebih/tambah bagi si sales ybs. Kunci sukses dimulai dengan menciptakan team sales yang mampu menuangkan ide-ide cemerlang yang kreatif dan inovatif serta memberi nilai tambah (added value) dan solusi yang ciamik/jitu bagi nasabah/calon nasabah.

Sales team is the anchor or heart (back bone) of a company. Team sales merupakan ujung tombak dan garda terdepan sebuah perusahaan dalam penjualan produk-produknya, yang keberadaannya memegang peran sangat penting, strategis dan vital untuk kelanggengan pertumbuhan dan tetap exist-nya suatu perusahaan di masa datang. Sadarilah, bahwa tanpa team sales yang tangguh, rasanya mustahil suatu prusahaan mampu mencapai target bahkan melampaui target penjualan yang ditetapkan manajemen, mulai dari bisnis jasa/services, prodok otomotif, consumer goods, produk kosmetik dan lain sebagainya – di era borderless zone – ini.

Pertanyaannya adalah, sudahkah Anda berjualan lewat cara-cara yang jitu dan smart?Atau Anda masih berjualan dengan cara yang tradisional dan konvensional? Sudah saatnya anda merubah mindset anda untuk beralih ke cara-cara yang lebih “membumi”, kenapa?Karena manusia adalah mahluk sosial, tanpa kita sadari sesungguhnya setiap manusia hidup dalam suatu era/jaman tertentu. Penjualan tidak bisa lagi dilakukan dengan cara yang tradisional. Seringkali perusahaan tidak menggunakan cara jitu dalam aktivitas penjualannya, padahal perkembangan teknologi saat ini sudah demikian pesat dan menjadi trend yang dapat dimanfaatkan untuk semakin dekat dengan pelanggan.

Dunia bisnis yang semakin inklusif, borderless, horizontal, dan social telah memaksa perusahaan-perusahaan untuk melakukan aktivitas selling dengan cara yang beda. Prospecting, approaching, hingga retention lewat cara jitu untuk merubah kinerja penjualan menjadi lebih optimal.

Di bidang perbankan misalnya, tidak hanya bank-bank skala besar yang menggunakan team sales, akan tetapi bank-bank berskala kecilpun memiliki pasukan sales, baik untuk produk dana (funding), kredit (loan), kartu kredit (credit card), maupun bancassurance. Tanpa team sales, perusahaan tersebut hampir pasti akan kalah dalam persaingan global yang sedemikian massif. Mau tidak mau, perusahaan harus punya competitive advantage (tidak hanya sekedar comparative advantage) agar bisa compete di pasar yang hyper competitive dimaksud.

Hanya perusahaan perusahaan yang mempersiapkan team sales yang tangguh yang akan tetap exist  di kancah bisnis, jika memang tidak mau terlibas/disalib oleh main competitor-nya. Ditambah lagi semakin minim dan terbatasnya “kue” yang harus diperebutkan oleh pemain-pemain utama di bisnis sejenis. Hanya perusahaan yang menerapkan strategi sales yang jitu yang akan tetap bertahan dan tumbuh melampaui pesaing yang ada.

Workshop ini sangat cocok dan layak diikuti oleh Sales Manager, Sales Supervisor, Sales People, Sales Provider, Sales Agency, dan bidang lain terkait sales dari berbagai jenis Bisnis/industri.

Dalam workshop ini, akan diulas tuntas trik/tips berikut ini:

  • Taktik efektif menemukan pemahaman yang lebih komprehensif tentang makna memotivasi diri dan team sales.
  • Jurus jitu melakukan penjualan/sales secara smart dan efektif.
  • Bagaimana melakukan penjualan ke target yang dituju dengan tepat dan sukses (deal).
  • Contoh dan video motivasi dan perusahaan yang berhasil dalam sales.

Dengan workshop ini, anda diharapkan bisa:

  • Membangun Team Sales yang senantiasa termotivasi secara berkesinambungan.
  • Menciptakan Pasukan Sales Yang Gigih, Tangguh, Teruji dan Pantang Menyerah.
  • Memiliki Sales yang mampu bekerja secara Smart, Penuh Integritas, Jujur, Bertanggung jawab dan Fokus.

Silabus Workshop:

  • Sales Philoshopy and Ethics
  • Marketing and Sales Perspective
  • Sales Success Formula and Tips
  • Sales People: Attitude and Passion
  • Motivation Journey
  • Success vs Unsuccess
  • Learning From “Bill Porter”
  • The Success Sales People in the World
  • Why Customers “GO”?How to Overcome?
  • Why Sales People “FAIL”?How to Improve?
  • How to Motivate Your Sales Team?

Metode Workshop:

Dengan menggunakan konsep interactive presentation – komunikasi dua arah, group discussion, brainstorming, team building, games/ jokes/ice breaker, role play, case study, simulasi dan pemutaran video.

Motivational dan inspirational workshop ini, materinya akan dibawakan oleh trainer dengan gaya yang khas, bahasa yang lugas/gampang dicerna dan gamblang, mengalir, santai, segar dan bersahabat (friendly, fresh, fun) diselingi video motivasi yang “inspiratif” dan contoh-contoh kasus yang nyata/realistis (pernah dialami), dengan joke/canda dan games (ice breaker) yang menyentuh dan menggugah nurani, pemateri akan membawa anda seolah ke dunia nyata……dan merasakan apa yang sesungguhnya terjadi. Workshop ini dikemas dengan konsep learning and edutainment – membumi dan applicable – sehingga mampu menularkan motivasi dan adrenalin untuk menjadi sales team yang solid, kokoh dan gigih demi meraih sukses dan target sales anda di masa kini dan masa mendatang.

Workshop Leader :

Ir. Indra H. Harahap, MM, RFA

Praktisi perbankan dan asuransi yang membangun karir profesionalnya di dunia perbankan,  selama lebih dari 24 tahun. Mengawali karirnya di dunia riset LIPI, Bank Exim dan Bank Mandiri (saat ini). Selama berkarir di industri keuangan, yang bersangkutan menjabat berbagai posisi mulai Area Sales Manager, Senior Relationship Manager, Regional Sales Manager, dan VP.

Dengan prinsip hidup, teruslah berbagi dan memberi – karena itu adalah ibadah, Indra senantiasa terus menebar ilmu yang dimiliki kepada siapapun yang membutuhkannya.

Sejak menjadi mahasiswa, Indra telah menjadi Asisten Dosen dikampusnya, baik di jenjang Diploma (S1), maupun di jenjang Master dan Doctoral (S2 dan S3). Pernah menjadi Dosen Luar Biasa di Universitas Gunadarma dan lebih dari 15 tahun menjadi Senior Trainer di bidang sales dan produk di tempat kerjanya.

Dengan pengalaman yang mumpuni di bidang sales dan training, Indra pernah dinobatkan sebagai “senior trainer sales terbaik” di institusinya, pernah mengelola lebih dari 2.000 sales people (for funding), pernah menjadi Executive Trainer di MarkPlus Institute of Marketing (MIM). MarkPlus Inc. & Co. dan Majalah Warta Ekonomi pernah menobatkannya sebagai “The 3rd Best Sales Manager” di Indonesia, atas kepiawaiannya me-manage dan memotivasi team sales funding (2 ribu orang) – mampu meraih target lebih dari 400%.

Sepanjang pengalamannya di dunia sales, beliau membantu team sales juga provider/agency dalam sales training, coaching, sales clinic, motivation, team building, rewarding, outing, bahkan terjun langsung ke lapangan bersama sales people untuk menyelesaikan masalah dan atau menggarap calon nasabah secara langsung. Beliau merasa, Sales Manager harus memberikan contoh (teladan) dengan terjun langsung ke lapangan menemui calon nasabah bersama sales people, akan memberikan “oase”, spirit dan motivasi bagi sales people untuk lebih giat/gesit mencari dan menggali setiap potensi bisnis untuk meraih target yg ditetapkan.

Indra memperoleh gelar Sarjana Statistika (Ir.) dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor dan memperoleh scholarship dari Bank Exim untuk mengikuti program Magister Management (MM) dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta dengan spesialisasi dibidang International Marketing serta gelar profesi tingkat global yaitu Register Financial Associates (RFA)/Financial Planner dari International Association of Register Financial Consultants (IARFC) United States of America (USA). Disamping itu yang bersangkutan mengasah kompetensi dan profesionalisme bidang finance, investment, insurance, sales dan marketing melalui sejumlah workshop/training yang diselenggarakan oleh International Management for Development (IMD) Lausanne – Switzerland, Center for Creative Leadership (CCL) Greensboro – North Caroline USA, Chartered Institute for Securities and Investment (CISI) London, AXA Financial Services, MarkPlus Institute of Marketing (MIM), Academia Education and Training,  ESQ Executive dan Asia Works.

 Training-Sales-Motivation-Journey-yogya

Salesmanship Skills

Background

Ujung tombak dari perusahaan atau organisasi terletak pada ketrampilan sales person dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan, dalam membangun hubungan antara pelanggan dengan perusahaan atau organisasi yang menyediakan produk barang/jasa yang disebut sebagai “Penjual”.

Kurangnya ketrampilan sales person dalam bidang Salesmanship, akan berdampak kepada perusahaan atau organisasi secara luas, terutama pada penciptaan revenue perusahaan secara keseluruhan termasuk image yang tercipta dari pelanggan terhadap perusahaan (penjual).

Understanding

Salesmanship adalah ketrampilan individu dalam menjual, negosiasi, menekankan atau mendorong calon pembeli untuk mengambil keputusan terhadap produk yang ditawarkan oleh penjual (salesman), atau suatu kegiatan yang merupakan upaya untuk mendorong orang lain (calon pembeli) untuk membeli barang yang ditawarkan, yang meliputi penawaran terhadap suatu prospek berharga untuk memenuhi kebutuhan pembeli dalam menciptakan kepuasan.

Overview

Program dengan tema, “Salesmanship Skills”, adalah suatu program untuk memberikan jawaban (solusi) terhadap kemampuan menjual dari sales person pada saat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga sales person dapat menciptakan penjualan, yang dimulai dari penawaran, menumbuhkan kebutuhan pelanggan, negosiasi,  terselenggaranya penjualan, pembayaran dan terkirimnya produk barang/jasa yang dibeli sampai dengan pelanggan merasakan kebutuhan atas produk barang/jasa yang diinginkan tercapai.

Peserta program akan mendapatkan ketrampilan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya di dalam organisasi, sebagai bagian dari peningkatan kinerja organisasi dan individu yang berdampak pada terpeliharanya peningkatan revenue perusahaan secara berkesinambungan termasuk dan tidak terbatas pada menjadikan pemenang dalam persaingan dengan perusahaan lain yang menghasilkan produk sejenis, sampai dengan mendorong terciptanya kepuasan pelanggan.

Highlights

  1. Salesman behavior
  2. Mindset people quality
  3. Professional salesman

Tujuan Pelatihan

  1. Dapat menciptakan kebutuhan pelanggan
  2. Dapat berkomunikasi untuk menjelaskan product knowledge
  3. Dapat mengidentifikasi pelanggan yang potensial
  4. Dapat menciptakan ketergantungan pelanggan terhadap produk yang dihasilkan oleh perusahaan
  5. Dapat menjelaskan keunggulan produk yang dijual dan menyisihkan/mengganti image pelanggan terhadap perusahaan competitor tanpa menjatuhkan nama baik competitor 

Outline Materi

  1. Pengertian dari Salesmanship
  2. Konsep Salesman yang Profesional
  3. Teknik sukses dalam menjual
  4. Perilaku sales profesional
  5. Identifikasi produk knowledge dan spesifikasi produk
  6. Riset untuk mendapatkan pelanggan yang potensial
  7. Evaluasi pada karakteristik calon pelanggan yang potensial
  8. Perilaku pelanggan
  9. Identifikasi kebutuhan pelanggan
  10. Menutup transaksi dalam penawaran yang diajukan
  11. Larangan bagi Sales Professional
  12. Memotivasi sales
  13. Evaluasi dan pengukuran kinerja sales

Metode Pelatihan

  1. Memberikan pemahaman yang mendalam disertai dengan implementasi studi kasus, sebagai gambaran di dalam praktek bisnis untuk memperluas wawasan dan mendapatkan umpan balik, dimana akan terjadinya evolusi pemikiran terhadap tugas dan tanggung jawab kepada organisasi, yang berakibat pada penguasaan tugas dan tanggung jawab untuk memberikan dukungan terhadap keberhasilan dalam melakukan penjualan.
  2. Melakukan sinkronisasi antara kompetensi yang dimiliki dengan kompetensi yang dibutuhkan pada bisnis dalam mencapai target peningkatan revenue secara berkesinambungan, dengan menjalani proses imitasi, sehingga peserta dapat memahami cara mendukung pertumbuhan revenue yang berkesinambungan
  3. Memberikan penugasan (assignment) kepada peserta yang ditujukan untuk memberikan pengalaman di dalam kelas, untuk diimplementasikan di dalam lingkungan kerja, sebagaimana diharapkan oleh organisasi dalam meningkatkan revenue secara berkesinambungan.

Referensi Teori

  1. Kotler, Philip; Kevin Lane Keller (2009). “1”. A Framework for Marketing Management (4th ed.). Pearson Prentice Hall.ISBN 0-13-602660-5.
  2. Adcock, Dennis; Al HalborgCaroline Ross(2001). “Introduction”. Marketing: principles and practice (4th ed.). Xavier thomas. p. 15. ISBN 9780273646778. Retrieved 2009-10-23.
  3. Kotler, Philip & Keller, L. Kevin (2012). Marketing Management 14e. Pearson Education Limited 2012
  4. Adcock, Dennis; Al Halborg; Caroline Ross (2001). “Introduction”. Marketing: principles and practice. p. 16.ISBN 9780273646778. Retrieved 2009-10-23.
  5. “Marketing Management: Strategies and Programs”, Guiltinan et al., McGraw Hill/Irwin, 1996
  6. Dev, Chekitan S.; Don E. Schultz (January–February 2005). “In the Mix: A Customer-Focused Approach Can Bring the Current Marketing Mix into the 21st Century”. Marketing Management 14 (1).
  7. “Swarming the shelves: How shops can exploit people’s herd mentality to increase sales”. The Economist. 2006-11-11. p. 90.
  8. Kerin, Roger A. (2012). Marketing: The Core. McGaw-Hill Ryerson. p. 31.
  9. Kotler, Armstrong, Philip, Gary. Principles of Marketing. pearson education.
  10. D.S. Hochbaum, E. Moreno-Centeno, P. Yelland, and R.A. Catena. Rating Customers According to Their Promptness to Adopt New Products, Operations Research 59(5): 1171-1183, 2011
  11. “Segmentation, Targeting, and Positioning”. University of Southern California. Retrieved 21 May 2013.
  12. Stolley, Karl. “Primary Research”. Purdue Online Writing Lab. Retrieved 21 May 2013.
  13. Developing Business Strategies, David A. Acker, John Wiley and Sons, 1988
  14. “Chapter 6: Organizational markets and buyer behavior”. Rohan.sdsu.edu. Retrieved 2010-03-06.
  15. Goldstein, D.; Lee, Y. (2005). “The rise of right-time marketing”. The Journal of Database Marketing & Customer Strategy Management 12 (3): 212–225.doi:10.1057/palgrave.dbm.3240258.
  16. Dacko, Scott G. (2008). The advanced dictionary of marketing. pp. 377–378. ISBN 0-19-928600-0.

Facilitator

Setiono Winardi SH., MBA.

Menamatkan pendidikan Hukum (S-1) pada Universitas Islam Jakarta, kemudian mengambil gelar (S-2) Master Business Administration dari dari Saint John University, Honolulu, Hawaii, USA, kemudian mengambil program Diploma pada National University of Singapore dan Murdock University, Dubai, UAE.

Beliau adalah salah satu associate consultant Value Consult ini, berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang Human Resources serta telah menapaki berbagai jenjang karir.

Pengakuan sebagai professional dan praktisi di dunia internasional, dengan telah diterimanya berbagai Penghargaan  (Awards) atau Honors, dari beberapa Negara asing, sebagai berikut:

  1. Award the Best Practice for Operation of Human Resources Management dari the National Police HongKong Government;
  2. Honors the Best Practice Operation for Human Resources dari the Ministry of Education of the Republic of Ghana, West Africa;
  3. Award the Best Practice Human Resources Management dari the Economy Community West African State (ECOWAS) Regional Office Lome Republic of Togo West Africa;
  4. Awards the Best Practice Human Resources Management dari the Ministry of Trade & Export, the Federal Republic of Nigeria West Africa;
  5. Award the Best Practice Operation for Human Resources dari the Royal Goverment Cambodia.

Training-Salesmanship-Skills-yogya

Sales Management Cycle

Memahami Sales Cycle adalah sangat penting untuk  mempertahankan dan meningkatkan Sales Revenue. Mempersiapkan, Melengkapi dan Menggairahkan  Sales Force  untuk deal-deal yang profitable, terukur, terencana  dan berkesinambungan.
Target dari Pelatihan ini adalah untuk memperkuat sales foundation, untuk menyakinkan keberlanjutan laba melalui analisis mendalam dari end to end sales management (before – on – after sales). Memampukan penjualan profitable, memberikan kenyamanan dan kepuasan Pelanggan. Memastikan sales forecast tercapai sesuai dengan sales budget dan inventory. Yang pada akhirnya memberikan  laba yang meningkat dan  berkesinambungan bagi seluruh stakeholder.
Benefit bagi Perusahaan : Memiliki Team Sales yang handal, budget yang terukur,  Penggunaan semua Sumber Daya terutama Dana dan SDM terpakai secara optimal dan terukur. Memperoleh Laba yang terukur, meningkat dan berkesinambungan.

Outline Materi

Hari Pertama

  1. DASAR-DASAR SALES MANAGEMENT
    • Evolusi Konsep Penjualan
    • Marketing dan  Sales Management
  2. KONSEP PENJUALAN DAN PEMASARAN
  3. SALES CYCLE
  4. TARGET  PASAR
  5. PEMILIHAN  PASAR SASARAN
  6. MATA RANTAI KONSUMSI

Hari Kedua

Fak SEGMENTASI  GAYA HIDUP PERKOTAAN INDONESIA

  1.     5 PERAN PENENTU PEMBELIAN DALAM ORGANISASI
  2.     SALES FORCE MANAGEMENT
  3.     TUGAS  POKOK SALES FORCE
  4.     ACTIVITY PLAN   VS   DAILY  ACTIVITY
  5.     ANALISA PROSPEK  VS  TARGET PENJUALAN
  6.     SALES FORECAST  VS   SALES  BUDGET
  7.     BEST PRACTISE tor 2  yang mempengaruhi Pembelian dan Perilaku Pembelian

Peserta

Pelatihan ini didedikasikan bagi Agen Penjualan, Wiraniaga/Sales Person, Sales Supervisor, Sales Manager, Direktur Penjualan dan Pemasaran, Marketer, Supplier/Distributor, HRD/SDM/Human Capital Department, Sales Admin dan Keuangan, Cost Controller dan semua pihak yang ingin memahami proses penjualan, mempertahankan sekaligus meningkatkan laba melalui strategy penjualan yang efektif dan efisien.
Facilitator

Parmin Sitompul, STP. ,MM
Menggeluti Penjualan dan Pemasaran lebih dari 19 tahun. Memulai Karir sebagai Sales Engineer di Astra Group hingga level Manager Penjualan dan Pemasaran diberbagai Perusahaan terkemuka di Automotive dan Alat Berat. Selanjutnya berkarir di Perusahaan Pertambangan sebagai GM Peralatan, yang salah satu perannya mempengaruhi dan menentukan pembelian. Sekarang sebagai Founder dan Direktur pada Perusahaan Importir & Supplier Capital Goods dan Engineering Solution. Pengalaman di Sales Departement dan sebagai User/Pelanggan memberikan nilai lebih bagaimana untuk memberikan penjualan yang profitable, mempertahankan  dan meningkatkan laba serta memberikan dan mempertahankan kepuasan  Pelanggan. Pendidikan S1 Teknik Pertanian dan S2  Marketing Management, Dosen tidak tetap disalah satu Institute terkemuka dalam mata kuliah Team building & QCC, dan Machine Operation and Application Advanced sehingga dapat memadukan  konsep, strategy, taktik serta pengalaman dalam penerapannya dilapangan.
Training-Sales-Management-Cycle-yogya