ILP Center Building 2nd Floor Suite 219 Jl. Raya Pasar Minggu No. 39A Jakarta Selatan

Tag: corporate training business

Pelatihan Membangun Corporate Culture

Seperti kita ketahui bahwa perusahaan yang mempunyai performa Budaya Kerja tinggi, rata-rata memunculkan beberapa keunggulan yaitu memperoleh pertumbuhan revenue hingga 4 X lipat, mampu memperlihatkan pertumbuhan karyawannya hingga 8 X lipat, pertumbuhan harga saham 11 X lipat dan pertumbuhan pendapatan perusahaan hingga 750 X lipat. Sehingga membangun Corporate Culture/Budaya Kerja sangat besar manfaatnya bagi suatu organisasi.

Corporate Culture dibuat berdasarkan nilai-nilai yang diyakini benar oleh segenap anggota perusahaan dan selaras dengan Visi dan Misi perusahaan tersebut. Fungsi Corporate Culture antara lain adalah sebagai perekat sosial dalam mempersatukan anggota untuk mencapai tujuan perusahaan berupa ketentuan dan atau nilai-nilai yang harus diterapkan dan dilakukan oleh para anggota perusahaan.  Manfaat Corporate Culture bagi perusahaan antara lain adalah dapat menciptakan  SDM yang memiliki integritas, pengetahuan, keahlian/ketrampilan maupun sikap, perilaku dan moral yang baik sehingga mampu mendorong tercapainya Visi dan Misi. Sedangkan bagi karyawan, Corporate Culture akan menjadi acuan/pedoman berperilaku dalam melaksanakan tugas, wewenang dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga mampu berperan memberikan kontribusi optimal terhadap pencapaian Visi dan Misi perusahaan.

Sasaran Pelatihan

Peserta akan memahami bagaimana langkah-langkah Membangun Corpore Culture di suatu perusahaan

Outline Materi

  1. Pengertian Corporate Culture
  2. Membentuk Tim Corporate Culture/Kajian Dokumen/Diskusi
  3. Memetakan visi, misi, strategi, nilai-nilai dan perilaku utama perusahaan
  4. Penggalian nilai-nilai dan perilaku utama perusahaan
  5. Wawancara Top Manajemen/Group, merangkum hasil wawancara, Focus Group Discussion.
  6. Merangkum hasil kajian untuk disampaikan kepada Manajemen
  7. Merumuskan nilai-nilai Corporate Culture
  8. Pencapaian konsensus bersama
  9. Penyusunan Corporate Culture
  10. Merumuskan strategi dan desain Program Sosialisasi Corporate Culture
  11. Pengembangan mekanisme monitoring dan evaluasi
  12. Diskusi Kelompok
  13. Presentasi Kelompok
  14. Kesimpulan

Facilitator

Dra. H. Umi Mahmudah Hani, Psi.

Memiliki jam terbang yang begitu panjang, Umi Mahmudah Hani, saat ini adalah Managing Partner umhconsulting,  Staf Pengajar  Tamu di Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara (UNTAR), Jakarta, Fakultas Psikologi Universitas Pancasila, Jakarta, Fakultas Teknologi Industri Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA), Jakarta, Neuroscience and Human Development Faculty, Malaysia University, Samarahan, Kuching, Sarawak, Malaysia dan Associate Trainer Value Consult, Jakarta. Sebelumnya Umi adalah Chief Human Capital  Yayasan / Universitas Tarumanagara, salah satu Universitas Swasta terbesar dan tertua di Ibukota. Umi juga pernah sebagai HRD Director GAPURA PRIMA GROUP, sebuah Kelompok Usaha  Perusahaan Publik yang bergerak dalam Bidang  Property, HRD Director SENTOSA GROUP, sebuah Perusahaan  Ritel yang mengoperasikan The Body Shop, PS, M 2, KemChicks Gourmet Supermarket, AUSSINO, Green Spa dan Centro  Lifestyle Department Store selama hampir lima tahun. Selain itu, Umi juga pernah menangani pembinaan SDM di berbagai line of  business GAJAH TUNGGAL GROUP  termasuk PT. Mitra Adiperkasa,Tbk  (MAP) pemegang lebih dari  40 Merk Internasional antara lain Starbucks, Marks & Spencer, Nine  West, NEXT, The Athlete Foots, Sogo  Department Store dan lain-lain.  Diawal karirnya Umi berkontribusi  dan berkarya di bidang SDM selama hampir  10 tahun   di   BIMANTARA GROUP  yang mengoperasikan antara  lain  RCTI,  Automotive  (Mercedes,   Ford,   Hyunday),   Chandra Asri,   Media   Indonesia,  IAT (Indonesia Air Transport),  UGB  (Usaha Gedung Bimantara),  Property,  Hotel  &  Tourism   di   Jakarta, Bali dan  lain-lain.  Umi  juga

Pernah  menjadi  abdi  negara dan abdi  masyarakat di  DEPARTEMEN TRANSMIGRASI RI selama 4 tahun ketika baru menyelesaikan studinya.

Sering diminta sebagai PEMBICARA / KONSULTAN di berbagai Lembaga Pemerintah / Universitas  Negeri, Swasta  dan Seminar Publik, Psikolog lulusan Universitas Gajah Mada,Yogyakarta,1983 dan Ibu 2 putra yang telah dewasa serta  Nenek 2 cucu ini juga  aktif    di   berbagai  Organisasi  Profesi  dan  Seminar Internasional di Australia, Malaysia,Taiwan, Hongkong, Macau,  Filipina,  Bahrain,  Singapore, Thailand, Mesir  dan  lainnya.  Kompetensi  utamanya  adalah Organization  Development,  HC System, Recruitment and Selection, Training and Development, Industrial Relations dan berbagai aspek di bidang Human Capital  lainnya.

Training-Membangun-Corporate-Culture-yogya

Conducting Corporate Training Curriculum

Salah satu tugas penting dalam mengelola training di perusahaan adalah mengembangkan Kurikulum Training Perusahaan.  Training di Perusahaan pada satu sisi diharapkan bisa menyiapkan manusia ‘siap pakai’ di sisi lain diharapkan juga dapat mengembangkan kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan career path yang ada ataupun untuk kepentingan organisasi di masa mendatang.
Sebuah kurikulum training yang optimal di perusahaan dibuat bedasarkan kebutuhan strategis Perusahaan tersebut dan allign dengan career management, competency management, budaya perusahaan serta kebijakan-kebijakan dan sistem SDM lainnya yang dikembangkan di Perusahaan tersebut.  Sebuah kurikulum training yang baik akan menghindari duplikasi material yang ada sehingga akan menyebabkan budget training digunakan seoptimal mungkin.

Tentunya akan lebih mudah mengembangkan suatu kurikulum pelatihan apabila perusahaan tersebut telah mengembangkan manajemen kompetensi, namun di dalam pelatihan ini juga akan di share berbagai alternatif yang dapat ditempuh perusahaan bila manajemen kompetensi nya belum tersedia dengan baik.

Sasaran Pelatihan

Memberikan overview mengenai tahapan membuat kurikulum training yang terintegrasi di suatu Perusahaan.

Outline Materi

  1. Understanding Training: The Process
  2. Conducting Training Needs Analysis
  3. Training Evaluation: Measuring Training Impact
  4. ROI in Training
  5. Developing a Training Curriculum
    • Rationale for the training
    • Identify target audience
    • Responsibilities/tasks of target audience
    • Training objectives & outcome
    • Knowledge & skills requirement
    • Topic development
    • Detailed session plan
    • Review of training plan by expert
    • Finalise training schedule
    • Finalised training plan

Facilitator

Drs. Bambang Haryanto, M.Ed

Bambang Haryanto ialah instruktur dan konsultan independen pada berbagai Training Center, organisasi bisnis dan lembaga, antara lain pernah untuk BCA Group, Salim Group, Bank Tamara, Gajah Tunggal Group, Dharmala Group, Sampoerna Group, Tiga Raksa Group, Modern Group, Napan Group, Lippo Bank, BDNI, dan Bank Artha Graha. Ia memulai karirnya dengan bekerja di berbagai hotel internasional selama empat setengah tahun, bidang sales dan pariwisata selama dua tahun sebelum menjadi dosen di Universitas Terbuka selama enam tahun. Selain menjadi dosen, ia juga bertanggung-jawab serta memimpin banyak satuan tugas untuk menyelesaikan berbagai tugas manajerial dan pengembangan dalam bidang penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Tahun 1989, ia memulai bekerja di Divisi HRD dan Training Center BCA sebagai instruktur program-program manajemen dan pengembangan diri. Ia pernah menjadi Kepala Pelaksana Harian BCA Training Center selain menjadi Koordinator Program Pengembangan Manajemen. Ia juga telah berhasil menyusun, mengembangkan dan menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk BCA Training Center.

Tahun 1993, ia memulai karir sebagai instruktur dan konsultan yang bekerja secara mandiri untuk berbagai organisasi bisnis dan lembaga. Hingga saat ini ia telah menyelesaikan dengan baik lebih dari seribu kali berbagai jenis program pelatihan dan konsultasi.

Bambang mempunyai ijasah Master of Education dari Simon Fraser University Canada (1989), Sarjana Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (1983), dan Diploma III Perhotelan (1978).  Selain itu ia juga sangat berminat dan sering mengikuti berbagai seminar dan pelatihan yang berkaitan dengan manajemen umum, manajemen strategik, manajemen operasional, kepemimpinan, penjualan, pemasaran, UKM, dan pelayanan prima.

Training-Conducting-Corporate-Training-Curriculum-yogya