ILP Center Building 2nd Floor Suite 219 Jl. Raya Pasar Minggu No. 39A Jakarta Selatan

Tag: jadwal pelatihan

Self Empowerment Training

Setiap orang, pada dasarnya ingin untuk selalu memajukan diri  dan meraih keberhasilan-keberhasilan serta kebahagiaan dalam hidupnya. Dan setiap orang dikarunia potensi dan kesempatan untuk itu. Namun pada kenyataannya tidak semua orang berhasil meraih target-target capaian penting dalam hidupnya. Salah satu penyebab mendasarnya adalah kurangnya ketrampilan manajemen dan memberdayakan diri.  Self Empowerment Training (SET)  adalah suatu paket pelatihan untuk memandu peserta membenahi kepribadian dirinya, menata mindsetting dalam diri dan memperbaiki pola perilaku  diri menjadi lebih efektif dalam mencapai tujuan hidup, baik untuk kepentingan kehidupan dirinya sendiri, kehidupan berkeluarga, kehidupannya di dunia kerja,  maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

SET yang diberikan kepada  karyawan Perusahaan merupakan penanaman ulang fondasi dasar (reedukasi) untuk meningkatkan produktivitas yang dilandasi motivasi dan inspirasi bekerja yang melekat secara internal dalam diri pribadi karyawan. Melalui sesi yang mengolah Achievement Motivation, Pengembangan Kebiasaan Perilaku Efektif, Emotional dan Spiritual Intelligence, peserta akan  menemukan kembali dasar  potensi manusiawi dirinya yang pada dasarnya positif dan produktif.

Tujuan Pelatihan

  • Peserta akan mengalami penyadaran keterbukaan terhadap hambatan umum kemajuan dalam dirinya, yaitu berupa cara mempersepsi dunia luar maupun persepsi diri, perbaikan pola komunikasi dan setting mental dirinya dan cara merubah paradigma.
  • Peserta mampu mengenal dirinya lebih baik dan mengidentifikasi kelebihan diri dan hambatan-hambatan mental yang menghalangi perilakunya yang efektif.
  • Peserta memahami dan mampu menerapkan teknik-teknik mindsetting kedalam bawah sadarnya pola perilaku berprestasi sehingga tersetting menjadi program.
  • Peserta merumuskan tujuan personalnya kedepan yang bersifat SMART (Spesifik, Measurable, Achievable, Realistic, Time Framed) dan juga bersifat Personal dan Positif.
  • Peserta akan mendapatkan inspirasi dan termotivasi untuk memperbaiki sosok pribadinya untuk berperilaku sesuai perannya masing2, bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, di masyarakat dan juga di tempat kerja.

Peserta

SET cocok diberikan untuk kelompok sasaran apa saja. Untuk Perusahaan, karyawan pada level manapun, Manajer, Supervisor, Foreman maupun operator perlu mengikuti pelatihan ini. Karena, untuk efektifitas pelatihan, diperlukan kesetaraan kedewasaan dan wawasan peserta dalam suatu batch pelatihan, maka pada suatu batch pelatihan level jabatan peserta dibatasi dengan range jabatan yang relatif setara.  SET kali ini dimaksudkan untuk rentang jabatan Foreman s.d Assistant Manager.

Jadwal Pelatihan

Hari Pertama:

  • 08:00 – 08:30  : Pendaftaran Ulang dan Morning Coffee Break
  • 08:30 – 09:30 : Ice Breaker Game, Opening & Training Contract
  • 09:30 – 11:00 : Setting Basic Smart and Effective Communication Skill
  • 11:00 – 12:00  : Empowering empathy
  • 12:00 – 13:00  : Break
  • 13:00 – 15:15  : Pengenalan Diri 1 dan Mindsetting Aktualisasi potensi fitrah manusia
  • 15:15 – 15:45  : Break
  • 15:45 – 17:00  : Mindsetting Achievement Behavior

Hari Kedua:                                                                                                                     

  • 08:30 – 10:00  : Pengenalan Diri 2
  • 10:00 – 10:15  : Break
  • 10:15 – 12:00  : Pengenalan Diri 3 (Johari Window)
  • 12:00 – 13:00  : Break
  • 13:00 – 15:00  : Personal Goalsetting 1 (Workshop)
  • 15:00 – 15:20  : Break
  • 15:20 – 16:30  : Personal Goalsetting 2 (Instalment)
  • 16:30 – 17:00  : Feedback and Closing Session

Metode Pelatihan

  • 40% Teori, selebihnya praktek dengan Game, Role Play, Workshop dan Simulasi.

Testimoni

Komentar Beberapa Diantara Peserta:

  • Membuka wawasan saya tentang talenta yang saya miliki dan yakin untuk mengimplementasikannya dalam pekerjaan.
  • Keyakinan saya jadi bertambah, bahwa saya bisa jadi lebih baik!
  • Bagus untuk pengembangan diri dan thinking out of the box.
  • Sangat penting, untuk melihat kekurangan2 dan mana yang harus diperbaiki.
  • Pelatihan ini sangat baik dan bagus, terutama untuk masing-masing pribadi sehingga kita bisa mengetahui potensi dan keahlian/ ketrampilan kita ke depan.
  • Mengetahui jati diri saya, kelebihan dan kekurangan, bagaimana mengantisipasinya, dapat mengendalikan emosi, belajar tidak egois, dan cara bersikap dalam menghadapi masalah, memacu semangat dan mengadakan perubahan perubahan diri dalam profesi, kehidupan sehari-hari, keluarga dan bermasyarakat.
  • Pelatihan ini sangat penting, membuat saya berpandangan ke depan lebih baik, mempunyai keyakinan diri dalam menghadapi kehidupan ini, termotivasi untuk mempunyai tujuan-tujuan hidup yang realistis, mendapatkan jawaban yang selama ini tidak ada jawaban, berusaha menjadi orang yang lebih bijak.

Facilitator

Winarto, Psi. Psikolog,

Drs. Winarto WD, Psi.  Psikolog, lulusan UGM, praktisi HR Management dan soft skill trainer. Saat ini, dia adalah seorang HRD Manager di sebuah Perusahaan PMA yang bergerak di bidang manufaktur alat berat dengan jumlah karyawan 1400-an. Sebelumnya meniti karirnya di lingkup bidang yang sama di beberapa Perusahaan swasta  nasional maupun multinational.

Selama hampir 20 tahunan konsisten mengkontribusikan diri pada pengembangan SDM  melalui  berbagai aspek  disiplin psikologi dan manajemen, diantaranya  melalui perancangan dan penerapan sistem manajemen,, asesmen psikologi, pelatihan, vocational counsellor, dan juga terapi. Terlatih menggunakan pendekatan DiSC.; dan certified SEFT practitioner.

Diantara pelatihan yang sering diberikannya diantaranya adalah: Pelatihan Manajemen Diri, Supervisory; Team Building;  Parenting, dll.. Diantara pengguna jasanya adalah: Perusahaan: Pizza Hut Indonesia; PT. Higashi Fuji Indonesia; PT. Toyogiri Iron-Steel, Salim Silver – Yogya, PT. NSK, PT. Hanken Indonesia, Panasonic-PEWGMID, PT. Indosentra Pelangi,  PT. Teh Sepeda Balap – Tegal, PT. MMID dan Perusahaan2 di kawasan Industri MM2100; Instansi Pemerintah: Pengadilan Negeri Depok, KPP-Pratama Cibitung, Biro SDM BAPPENAS: NGO: Yayasan KEHATI (Keanekaragaman Hayati Indonesia),  PUPUK (Perhimpunan Untuk Pengusaha Kecil), Pengrajin Batu Aji – Banjarbaru, Pengrajin Pande Besi – Takalar, Pengrajin Sepatu – Padang, Mizan-Bandung, Guru-guru SMA di Yogyakarta, Guru2 Sekolah Menengah di sekitar kawasan MM2100.  Perguruan Tinggi/ Sekolah: Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, SMA Al Muslim; dan memberikan Public Training sebagai associate trainer di beberapa Consulting.

Training-Self-Empowerment-Training-yogya

Training Sales Management Cycle

Memahami Sales Cycle adalah sangat penting untuk  mempertahankan dan meningkatkan Sales Revenue. Mempersiapkan, Melengkapi dan Menggairahkan  Sales Force  untuk deal-deal yang profitable, terukur, terencana  dan berkesinambungan.
Target dari Pelatihan ini adalah untuk memperkuat sales foundation, untuk menyakinkan keberlanjutan laba melalui analisis mendalam dari end to end sales management (before – on – after sales). Memampukan penjualan profitable, memberikan kenyamanan dan kepuasan Pelanggan. Memastikan sales forecast tercapai sesuai dengan sales budget dan inventory. Yang pada akhirnya memberikan  laba yang meningkat dan  berkesinambungan bagi seluruh stakeholder.
Benefit bagi Perusahaan : Memiliki Team Sales yang handal, budget yang terukur,  Penggunaan semua Sumber Daya terutama Dana dan SDM terpakai secara optimal dan terukur. Memperoleh Laba yang terukur, meningkat dan berkesinambungan.

Outline Materi

Hari Pertama

  1. DASAR-DASAR SALES MANAGEMENT
    • Evolusi Konsep Penjualan
    • Marketing dan  Sales Management
  2. KONSEP PENJUALAN DAN PEMASARAN
  3. SALES CYCLE
  4. TARGET  PASAR
  5. PEMILIHAN  PASAR SASARAN
  6. MATA RANTAI KONSUMSI

Hari Kedua

Fak SEGMENTASI  GAYA HIDUP PERKOTAAN INDONESIA

  1.     5 PERAN PENENTU PEMBELIAN DALAM ORGANISASI
  2.     SALES FORCE MANAGEMENT
  3.     TUGAS  POKOK SALES FORCE
  4.     ACTIVITY PLAN   VS   DAILY  ACTIVITY
  5.     ANALISA PROSPEK  VS  TARGET PENJUALAN
  6.     SALES FORECAST  VS   SALES  BUDGET
  7.     BEST PRACTISE tor 2  yang mempengaruhi Pembelian dan Perilaku Pembelian

Peserta

Pelatihan ini didedikasikan bagi Agen Penjualan, Wiraniaga/Sales Person, Sales Supervisor, Sales Manager, Direktur Penjualan dan Pemasaran, Marketer, Supplier/Distributor, HRD/SDM/Human Capital Department, Sales Admin dan Keuangan, Cost Controller dan semua pihak yang ingin memahami proses penjualan, mempertahankan sekaligus meningkatkan laba melalui strategy penjualan yang efektif dan efisien.
Facilitator

Parmin Sitompul, STP. ,MM
Menggeluti Penjualan dan Pemasaran lebih dari 19 tahun. Memulai Karir sebagai Sales Engineer di Astra Group hingga level Manager Penjualan dan Pemasaran diberbagai Perusahaan terkemuka di Automotive dan Alat Berat. Selanjutnya berkarir di Perusahaan Pertambangan sebagai GM Peralatan, yang salah satu perannya mempengaruhi dan menentukan pembelian. Sekarang sebagai Founder dan Direktur pada Perusahaan Importir & Supplier Capital Goods dan Engineering Solution. Pengalaman di Sales Departement dan sebagai User/Pelanggan memberikan nilai lebih bagaimana untuk memberikan penjualan yang profitable, mempertahankan  dan meningkatkan laba serta memberikan dan mempertahankan kepuasan  Pelanggan. Pendidikan S1 Teknik Pertanian dan S2  Marketing Management, Dosen tidak tetap disalah satu Institute terkemuka dalam mata kuliah Team building & QCC, dan Machine Operation and Application Advanced sehingga dapat memadukan  konsep, strategy, taktik serta pengalaman dalam penerapannya dilapangan.
Training-Sales-Management-Cycle-yogya

Public Speaking Training

Tujuan

  1. Menyampaikan kepada peserta manfaat penguasaan Public Speaking
  2. Menggunakan keahlian Public Speaking untuk mencapai tujuan
  3. Menggunakan Public Speaking sebagai sarana aktualisasi diri
  4. Jembatan untuk menggali potensi diri
  5. Menyampaikan kepada peserta kiat-kiat yang dapat secara praktis dilakukan
  6. Mengenali dan mengatasi kendala lapangan
  7. Mengenali dan mengatasi kendala teknis

Outline Materi

  • Persiapan:

–     Tujuan pembicaraan

–     Apa yang patut dan sesuai disampaikan

–     Mengenali hadirin: latar belakang, tren, minat, tata cara, bahasa

  • Perencanaan:

–     Pengenalan lokasi dan  peralatan

–     Pemilihan dan pemanfaatan waktu yang tepat

–     Skenario

  • Pengorganisasian :

–     Introduksi

–     Isi pembicaraan

–     Membuat ringkasan presentasi

–     Isi presentasi: Berdasarkan topik, Kronologis, Masalah dan pemecahan, Sebab akibat

  • Alat bantu visual

–     Mempersiapkan presentasi

–     Menggunakan visualisasi

  • Teknik presentasi

–     Percaya diri dan semangat

–     Penampilan,

–     Postur

–     Suara dan intonasi

–     Bahasa non verbal

–     Blocking

  • Latihan:

–     Membuat presentasi

–     Melakukan latihan

–     Sesi umpan balik

Facilitator

Dianti Arudi, MBA.

Komunikasi tidak hanya karir profesional Dianti namun juga menjadi personal interest yang bersangkutan. Memulai pengalamannya dalam bidang komunikasi sebagai Journalist pada the Nihon Keizai Shimbun, surat kabar ekonomi Jepang, Dianti kemudian melanjutkan karirnya dalam area yang membutuhkan komunikasi intens

Dianti menyelesaikan pendidikan S1 nya di Fakultas Sastra Universitas Indonesia dan melanjutkan pendidikan, Master in Business Administration, di Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI)

Training-Public-Speaking-Training-yogya

Pelatihan Profesional atau Mati

Besar kemungkinan, anda yang membaca ini adalah korban dari pemikiran banyak orang yang mengklaim dirinya pakar usaha/bisnis yang sukses menjual seminarnya. Maka untuk menyelamatkan diri anda  adalah terus mengikuti pelatihan seminar dan lokakarya sampai anda pintar menyelamatkan diri dan seterusnya protektif dari hal hal yang tidak ‘anda banget’. Karena anda adalah terlahir dengan anugerah illahi yang tidak sama dengan siapapun. Tentunya anda sendiri yang harus selalu berinvestasi secara rutin untuk meningkatkan kualitas diri walau harus belajar dari kesalahan.

Professional atau mati adalah tema yang kami persembahkan bagi usahawan atau pelaku bisnis. Melihat kenyataan dilapangan paling tidak ada 4 (empat) kategori binis yang perlu kita dalami; Satu. bisnis yang benar dikelola dengan cara yang benar (angkanya sangat sedikit). Dua, bisnis yang salah dikelola dengan cara yang benar; Tiga, bisnis yang benar dikelola dengan cara yang salah; Empat; bisnis yang salah dikelola dengan cara yang salah (Yang terakhir ini menjanjikan kekayaan cepat dalam waktu singkat).

Anda berada di kategori mana? Sering kali usahawan memperpanjang rangkaian masalah ketika bisnis mereka berada pada kategori selain satu: bisnis benar dikelola dengan cara yang benar; mereka tidak yakin dengan binisnya, yakin merasa perlu bantuan permodalan, mengajukan permodalan ke bank, mengagunkan ranah,rumah, kendaraan, membayar konsultan, allokasi dana  suka suka, usaha tidak jalan dengan sehat, tiap hari merugi, tagihan tidak lancer, angsuran bank tidak terbayar, rumah,mobil dan tanah anda disita, keluarga menderita.

Kalau anda professional anda adalah tuan atas sikap sikap anda. anda berhasil menemukan sendiri bidang usaha yang sesuai dengan kekuatan anda sebut ’aku banget’. Kalau usaha anda mati anda besar kemungkinan  anda sudah diperbudak oleh sikap sikap  anda. Besar kemungkinan anda adalah korban dari keadaan lingkungan kita yang cenderung seperti ’ orang makan orang’ anda mendengarkan orang yang salah. Besarnya angka kegagalan usaha ( mati ) dari pada yang profesional (berkembang) yang kita sanksikan setiap hari dalam berbagai bidang dan skala usaha adalah indikasi bahwa kita berada dalam lingkungan yang sangat bermasalah secara sikap.

Sesuai misi kami untuk berlomba lomba dalam kebaikan. Kami terpanggil untuk memberikan solusi terhadap masalah tersebut yang terbukti diterima oleh pasar.  Bagi usahawan yang professional kami dorong untuk terus makin ‘sehat’ dan bagi yang mati kami bantu dengan menemukan dan membangun konsep usaha baru yang lebih layak, masuk akal, menguntungkan dan tidak menguras energy percuma. Kami memiliki motto;  manakala sikap berada pada tempatnya yang tepat maka sukses sejati datang secara alami’.

Teman teman yang mengenal olah sikap memberikan opini; olah sikap adalah ibu segala pelatihan. Ini lebih mendasar dari materi hard skill dan soft skill dan memberi kepastian untuk menentukan materi pelatihan apa yang paling dibutuhkan dengan biaya  murah, sehubungan dengan kegiatan olah sikap.

Peserta

  1. Manager BPR/koperasi.
  2. Usahawan
  3. Pengurus organisasi
  4. Pelaku UKM
  5. Pra pensiunan/pensiunan

Tujuan Pelatihan

Lokakarya olah sikap 2 (dua) hari ini memberikan teknik olah sikap yang mampu meningkatkan komitmen semua elemen dalam perusahaan akan pentingnnya:

  • Menemukan konsep usaha yang ideal anda
  • Membangun sikap sikap mendukung sukses sejati
  • Membangun tim kerja produktif.
  • Operasional efesiensi
  • Mempertajam daya saing internal dan eksternal
  • Memelihara kepercayaan kostumer
  • Usaha sehat ‘manggil uang’
  • Menolak rayuan membuat usaha mati

Lokakarya ini secara jelas memaparkan konsep dan contoh contoh usaha yang professional dan yang mati, dalam semua  bidang usaha.

Metode Pelatihan

Berbentuk lokakarya 2 (dua) hari ; Ceramah interaktif, live video, demonstrasi, diskusi kelompok, latihan  (Maximum 40 Peserta)

Outline Materi

Hari Pertama

  1. Pembukaan (Sikap dan sifat sifatnya)
    • Sikap dan kekuatan
    • Embrio penentu sukses
    • Potensi tanpa batas.
    • Attitude test
  2. Olah Sikap
    • Common traits
    • Dasar pemikian,
    • Teknik teknik menunjang,
    • kekuatan pikiran,
  3. Jalur keajaiban
    • Menentukan Vektor.
  4. Objek Sikap
    • Merancang objek sikap efektif

Hari Kedua

  1. Internalisasi
    • Kegiatan  Promotif, Kuratif, Preventif dan Rehabilitatif .
  2. Aktivitas  olah sikap
    • Reaksi impulsive individu, keluarga dan organisasi
  3. Latihan latihan
    • Aktivitas olah sikap Harian, Mingguan, Bulanan,Tahunan
  4. Kunci kunci sukses dan Penutup
    • Janji olah sikap
    • kesan pesan.

Facilitator

Hendari Gemilang, MBA.
Hendri Gemilang lulusan Universitas Andalas Padang jurusan bahasa dan satra Inggris dan Singapure Institute Management program Management Business Administration, membangun karir dan berbisnis di kawasan Batam, Singapure, Malaysia selama 15 tahun terakhir. Berbagai posisi penting yang pernah di tempati; Konsultan hubungan industrial, Assistant manager Corporate Service, Manager personalia dan Administrasi. Perjalanan tugas membawanya berinteraksi luas dengan Praktisi dan pelaku-pelaku bisnis berkelas di kawasan industri industri investasi strategis itu.  Saat ini Hendri Gemilang adalah konsultan hubungan industri, Hrmatters21, Singapore. Memberikan advise profesional pada klien adalah hal yang selalu dilakukan semua konsultan. Tetapi secara terpisah Hendri Gemilang menawarkan paket lokakarya olah sikap bagi perusahaan klien. Pelatihan olah sikap ternyata diterima sebagai ibu segala pelatihan karena sangat ampun mempertajam berbagai bidang pekerjaan seperti; pra emplyoment, problem solving, teamwork, service exellence, happy worker produktive worker, stay young stay productive, dll. Olah sikap sudah diminati oleh perusahaan perusahaan singapore dan malaysia karena memastikan perusahaan menjadi kuat, sehat dan, produktif. Inilah keunggulan Hendri Gemilang sebagai konsultan dan juga mentor olah sikap.

Training Grievance Mechanisme

Membangun Grievance Mechanisme Sebagai Langkah Mitigasi  Konflik  Sosial Antara Perusahaan dan Masyarakat

Konflik sosial kerap kali terjadi antara perusahaan dan masyarakat sekitar, bahkan sering kali menimbulkan gangguan pada operasional perusahaan atau bisa menimbulkan kerusakan. Berbagai faktor menjadi akar masalah terjadinya konflik sosial, yang salah satunya tidak tersalurkannya aspirasi dan permasalahan yang ada di masyarakat hingga bereksalasi menjadi konflik social.

Grievance Mechanisme adalah metode efektif untuk menampuh keluhan dan masukan dari masyarakat. Hal ini menjadi penting adalah bagaimana membuat mekanisme tersebut bisa berfungsi dan diterima oleh masyarakat dengan baik.

Setelah mengikuti pelatihan ini maka peserta akan mendapatkan :

  • Mampu menganalisa kerentanan, potensi dan sumber konflik antara  masyarakat-perusahaan
  • Mampu mengidetifikasikan dan menyusun model komunikasi sosial yang tepat antara masyarakat dan perusahaan
  • Mampu membuat model – model Grievance Mechanisme yang sesuai dengan kondisi sosial masyarakat
  • Membuat frame analisis grievance dan membangun strategi untuk respon pada masyarakat

Materi Pelatihan 

Meteri pelatihan adalah sebagai berikut :

Analisis Resiko Sosial (Social risk)

  • Paradigma perubahan mendasar sistem keamanan perusahaan pasca reformasi
  • Pengenalan sistem sosial dan pendekatan ke  masyarakat
  • Mengidentifikasikan  kerentanan – kerentanan di masyarakat
  • Pemetaan potensi konflik pada tiap tahapan operasional perusahaan
  • Pengenalan konsep – konsep Grievance Mechanisme

Membangun model Grievance Mechanisme

  • Teknik PRA (Participatory Rural Appraisal) membangun grievance mechanisme
  • Teknik RRA (Rural Rapid Appraisal) membangun grievance mechanisme
  • Model – model  grievance non konvensional

Monitoring  Grievance Mechanisme

  • Management data dan teknis analisis data
  • Penyusunan pelaporan dan koordinasi lintas sektor
  • Membuat perencanaan respon hasil Grievance Mechanisme
  • Best practice : Issues monitoring – SMART monitoring tools

Praktek/Bedah Kasus  Grievance Mechanisme

  • Praktek membuat dan melakukan bedah kasus dari Grievance Mechanisme  yang akan atau sudah dilakukan oleh peserta pelatihan
  • Membagi best practices antar peserta
  • Rangkuman dan penyimpulan

Durasi Pelatihan

Pelatihan dilaksanakan selama dua hari efektif , dimana satu hari untuk pendekatan teori dan study kasus, hari kedua adalah untuk praktek secara langsung.

Facilitator

I Putu Widhiantara Sri Bangun
Putu Widhiantara; berpengalaman lebih dari 16 tahun dalam bidang pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat, komunikasi perubahan prilaku dan mitigasi konflik di tingkat regional dan nasional. Pengalaman kerja dengan banyak lembaga internasional seperti : USAID, FAO, UNICEF, UNDP – CPRU (Conflict Prevention and Recovery Unit), ILO, IOM, SAFE-USAID, AED, VSO (program regional : Indonesia,Philipine dan Thailand). Saat ini bekerja sebagai social reseacher pada dua program Bank Dunia dan juga sebagai konsultan integrated risk management di beberapa perusahan ekstratif industri.
Training-Grievance-Mechanisme-yogya