ILP Center Building 2nd Floor Suite 219 Jl. Raya Pasar Minggu No. 39A Jakarta Selatan

Tag: training di yogya

Training Becoming a Strategic Thinking Leader

Objectives:  

  1. Managers know the big picture on the running business unit.
  2. Managers understand all aspect on business functions across finance, operation, marketing, learning/growth and customer.
  3. Managers can align with other dept and creating internal value chain
  4. Managers can trigger change in himself, department and organization

Day 1:  Strategic level and  Helicopter View

  1. Results of research on: Why companies can be successful.
    • From 7s to BSC.
    • The latest research: 7 essentials of high growth companies ( David  G. Thomson)
    • From Billion Dollar Lessons to
    • How the Mighty Fall ( Jim Collins )

2.  Results of research on: Why even successful companies could fail.

  • Differentiate ( Uniqueness ) or Die
  • Analyzing External Environment : PESTEL
  • Industry Analysis 5 Forces
  • TOWS Analysis
  • 5Cs : Company – Customers- Competitors – Changes – Collaboration
  • Understanding  Vision and Mission
  • Business Model – Source of Revenues

Day 2 : Turning Strategy into Execution

  • Strategic Thinking
    • Definition of Strategy
    • Connecting Mission, Values, Strategy and Vision
    • Types of strategy
    • Generic Strategy
    • Value-based Strategy
    • Blue Ocean Strategy
    • Strategy Paradox
    • Strategy Map and Balanced Scorecard
    • Strategy and Communication
  • Customer Focus organization
    • How customers think
    • Indonesian consumer behaviors
    • 3 segments
    • Strategy for each segment ( Treacy Wieserma )
    • Understanding Marketing Metrics
  • Triggering Change
    • Managing change for your self
    • Managing change for your department using 5C and 3G
    • Managing change for your organization using 8 steps
    • Risk Management

Deliverable / Output:

    • Strategy Map and Balanced Scorecard
    • Pemilihan Marketing Strategy
    • 1-page Strategic Planning ( used in Astra and Triputra )

Workshop Leader :

Daniel Saputro, MM., MBA.

Daniel Saputro dan tim BusinessBuddy Int memiliki pengalaman 21 tahun dalam perbaikan kinerja perusahaan. Kami aktif memberikan pembekalan maupun konsultasi terutama di bidang transformasi dan manajemen perubahan di 4 area yakni: Business Model (termasuk Balanced Scorecard dan Strategy Map)  – People Development  – Process – Culture Internalization, yang mengarah ke Auto Pilot System.

Nuqul Group (Yordania) dan Banpu (Thailand) adalah contoh perusahaan internasional yang telah menggunakan jasa konsultasinya. Di dalam negeri, Daniel menjadi konsultan bagi banyak perusahaan maupun institusi pemerintah. Di antaranya Jamsostek, Bea Cukai, Sekretariat DPR, Jasa Sarana BUMD Jabara, BioFarma Bandung, Kementerian Keuangan PUSINTEK, Pertamina, LPP BUMN di Jogja dan BTN.

Perusahaan swasta nasional sering menunjuk Daniel sebagai konsultan. Sebut saja Indocement, Triputra, Bosowa (Makasar), Tunas Ridean Group, MusimMas (Medan), Capella (Medan), CPSSoft, ILP, Darya Varia, KPUC (Samarinda), Medifarma, Prafa. Indospring (Surabaya) dan Acer (Jakarta) , Infomedia dan Sentul City. Beliau juga aktif memberikan pelatihan di Chevron, Astra, Commonwealth Bank, TOTAL EP, Holcim dan banyak lainnya

Di sisi lain, Daniel Saputro juga memiliki minat yang besar terhadap dunia pendidikan. Karena itu, kini, dia aktif menjadi fasilitator MiniMBA serta pengajar mata kuliah bisnis dan pemasaran di program S2. Daniel juga menggunakan tulisan sebagai sarana untuk membagikan ilmunya. Ia menjadi kontributor untuk Tabloid KONTAN, Swa, dan Jakarta Post.

Untuk Family Business, kami membantu suksesi dan transformasi menuju  perusahaan yang lebih professional. Dengan cara membentuk Leadership yang profesional dan menggunakan KPI  berbasis balanced Scorecard.

Training-Becoming-a-Strategic-Thinking-Leader-yogya

Training Maintenance Manajemen

Maintenance Manajemen adalah suatu manajemen perawatan mesin yang mengulas tentang tata cara melakukan kegiatan maintenance mesin-mesin dalam suatu pabrik secara simple, terstruktur dan praktis.

Pelatihan ini sangat cocok sekali bagi seorang teknisi pemula yang berkecimpung dalam kegiatan maintenance atau suatu perusahaan yang mulai concern terhadap perawatan mesin atau bahkan suatu perusahaan yang bingung terhadap apa yang terjadi / apa yang akan dilakukan terhadap mesin-mesin yang merongrong kegiatan produksi. Pelatihan ini juga sangat baik sebagai bahan benchmarking terhadap implementasi kegiatan maintenance yang telah dijalankan.

Di dalam training ini akan dibahas tentang “8 Pilar Maintenance Manajemen” dimana di dalamnya akan membahas mulai dari bagaimana membuat sebuah Maintenance System secara terstruktur dan terintegrasi (bahkan dengan ISO 9001), Bagaimana membuat suatu maintenance plan, Bagaimana membuat keadaan ideal suatu mesin, Apa itu Quantity dan Quality of Maintenance, Bagaimana mengontrol Spare Part mesin melalui Spare Part Availability Management, Bagaimana cara membuat Maintenance dan Performance Report dari suatu mesin, Bagaimana melakukan suatu improvement dari suatu mesin sampai dengan bagaimana melakukan control terhadap biaya / cost dari suatu kegiatan maintenance.

Maintenance Manajemen ini telah diaplikasikan di dalam sebuah industri dan sanggup menurunkan break down machine sampai 50%, mengurangi personel maintenance sampai 40%, menjawab permasalahan ketersediaan spare part sampai dengan penurunan biaya maintenance hingga 50%.

Outline Materi

  • Triangle Maintenance System. Sistem yang mengintegrasikan Maitenance Sistem dengan persyaratan ISO 9001, Maintenance Regulataion, Maintenance Procedure, Plan Maintenance, Checklist and Reporting.
  • Ideal State of Machine. Mempelajari kondisi ideal suatu mesin berdasarkan metode Fundamental Function dan Fundamental Condition.
  • Quantity of Maintenance. Mempelajari cara melakukan manajemen terhadap jumlah mesin dan jumlah personel maintenance.
  • Quality of Maintenance. Mempelajari cara mengukur kualitas dari pekerjaan maintenance yang dilakukan oleh personel maintenance.
  • Spare Part Manajemen. Mempelajari manajemen spare part yang mengelola inventori spare part sehingga menjamin ketersediaan spare parts suatu mesin.
  • Machine Effectiveness Calculation. Mempelajari cara menghitung effectiveness suatu mesin, pembuatan control chart suatu kegiatan maintenance serta laporan performance suatu mesin / line.
  • Machine Improvement. Mempelajari cara melakukan improvement terhadap kerusakan mesin dengan menggunakan metode Pareto Chart
  • Maintenance Cost Manajemen. Mempelajari cara pengontrolan biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan maintenance beserta cara melakukan cost down / penurunan biaya maintenance.

Metode Pelatihan

  • Dialog Interaktif / Sharing
  • Diskusi Grup
  • Latihan di Kelas
  • Study Kasus

 Durasi Pelatihan

Seminar / In Class Training >>> 1 hari (8 jam)

 Peserta

  • Teknisi Maintenance / Engineering, Supervisor Maintenance / Engineering, Foreman Maintenance / Engineering, dan lain-lain

Facilitator :

Indro Agung Handoko, ST.

Beliau telah berkecimpung di dalam dunia industri kurang lebih 15 tahun. Maintenanance dan Produktifitas, 2 hal yang sangat berkaitan dan saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang hebat dalam suatu sistem manufacture.

Sejak tahun 1999 telah mempelajari dan mengetrapkan Konsep TPM dan Kaizen di dalam suatu industri. Kelebihan dan kekurangan dari implementasi TPM dan Kaizen ini telah dikenali dan diketemukan solusinya.

Awal tahun 2003, mendapatkan Sertificate TPM Basic dari Jepang dan disusul dengan penerimaan Sertificate TPM Advance juga dari Jepang pada akhir tahun 2004. Penerimaan sertificate tersebut tidak diperoleh secara teoritis saja tetapi juga dengan implementasi di Lapangan.

Tidak ketinggalan juga, Sertificate Kaizen Basic dan Advance juga telah diperoleh pada tahun 2001 dan 2005.

Berbekal pengalaman yang mendalam dan sertificate yang diperoleh, berbagai macam project telah berhasil dikerjakan dan berhasil dengan sukses. Project tersebut antara lain:

  1. Develop / training 25 group TPM dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2003 – 2006. Secara overall dengan TPM berhasil menurunkan Break Down rata-rata 15%, bahkan ada yang mencapai 40%.
  2. Develop / training 8 group Kaizen dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2001 – 2006. Secara overall dengan Kaizen, produktifitas dapat ditingkatkan rata-rata 20%.
  3. Presentasi tentang Keberhasilan TPM di Jepang pada tahun 2005.
  4. Pada November 2006 mendapat Medali Perak pada ICQCC, suatu konvensi international tentang QCC / SGA.
  5. Pada Februari 2007 menjadi pemenang ke-2 dalam lomba Best Practice Competition yang diselenggarakan oleh Omron Head Quarter di Kyoto-Japan.
  6. Sekarang sudah bergabung dengan ISSI Training dan Selnajaya Training sebagai Ascociate Trainer dan Productivity Consultant.

Training-Maintenance-Manajemen-yogya

Training Effective Sales Supervisor

Kemampuan Sumber Daya Manusia Perusahaan dalam pendekatan yang modern, merupakan aset berharga untuk mencapai Visi Perusahaan dengan efektif. Keefektifan dan kualitas kerja yang dihasilkan Sumber Daya Manusia yang ada memerlukan peran penting seorang Supervisor. Pekerjaan sebagai Supervisor sangatlah penting dalam Perusahaan. Secara professional Setiap Supervisor dituntut untuk dapat menyelesaikan tugas-tugas yang bersifat teknis yang dibebankan kepada team kerjanya. Keahlian lain yang juga dituntut, adalah dapat memotivasi, mengarahkan dan membimbing bawahannya.

Dari keterangan diatas, maka Persahaan membutuhkan kualitas Supervisor sebagai berikut

  • Mampu melihat gambaran besar dari target dan tugasnya.
  • Dapat menciptakan lingkungan kerja yang produktif bagi team.
  • Kemampuan pengambilan keputusan, melalui proses analisa yang efektif.
  • Mampu menyerap program, teknik, metode, target kerja yang baru.
  • Menterjemahkan kebijakan dan prosedur perusahaan kepada team.
  • Mememberikan bimbingan dan pelatihan yang efektif

Dengan demikian seorang Supervisor dituntut mengusai keahlian teknis, hubungan antar manusia (interpersonal skill) dan kemampuan lainnya secara praktis. Berikut adalah 5 kemampuan Dasar yang harus dimiliki Supervisor

  • Planning
  • Staffing
  • Organizing
  • Leading
  • Controlling

Sesuai dengan kebutuhan diatas, maka kami merancang Program Pelatihan khusus “Effective Supervisory Skill” dalam bentuk workshop, untuk membekali setiap Supervisor dengan keahlian yang diperlukan agar mencapai target secara efektif. Dalam Workshop Effective Sales Supervisor, Ke 5 Kemampuan Dasar (Planning, Staffing, Organizing, Leading, Controliling) yang merupakan kemampuan dasar Supervisor akan diterjemahkan ke dalam 9 Keahlian utama yang harus dikuasai Supervisor.

Dalam Workshop Effective Sales Supervisor diberikan materi yang akan didapat oleh setiap peserta program pelatihan, yaitu

  • Goal setting. Supervisor akan belajar menterjemahkan target kerja menjadi goal setting bersama guna mencapai target, serta bagaimana team dapat menjalankan goal setting.
  • Effective behavior. Supervisor akan belajar apa saja tingkah laku yang dapat diterapkan dalam menciptakan suasana kerja yang lebih produktif.
  • Decision making and problem solving. Supervisor akan dibekali cara berpikir yang taktis, terstruktur dan teknik analisa masalah sebagai dasar pengambilan keputusan. Peserta juga akan diberikan teknik-teknik untuk mengelola konflik yang potensial.
  • Managing change. Peserta akan dibekali keahlian menterjemahkan informasi, menciptakan metode kerja, membuat tahapan kerja praktis, rencana kerja, pendampingan, dan kontrol kerja terhadap team.
  • Time management. Kemampuan manajemen waktu adalah sangat penting untuk dapat memaksimalkan efektivitas kerja yang ada agar setiap tugas dapat dikelola dengan baik sehingga terselesaikan dan target tercapai.
  • Communication skill. Kemampuan komunikasi secara persuasive akan mendukung keseluruhan proses kerja, seperti delegasi, informasi, training, problem soilving, coaching, evaluasi.
  • Effective meeting. Supervisor akan dibekali kemampuan untuk mempersiapkan, menjalankan meeting dengan efektif hingga proses eksekusi, akan meningkatkan produktivitas kerja dan efektivitas kerja. Proses meeting yang terkontrol dan mampu diselesaikan dalam waktu yang lebih singkat secara signifikan meningkatkan produktivitas perusahaan.
  • Delegation. Agar tugas dan pekerjaan dapat berhasil, maka diawal diperlukan kemampuan Supervisor untuk mendelegasikan setiap tugas yang ada kepada orang yang tepat dan dengan cara yang sistematis sehingga mudah dipahami dan di proses sesuai dengan SOP serta kualitas yang diharapkan.
  • Training. Setiap Supervisor akan dibekali berbagai keahlian dan beberapa metode untuk dapat menyiapkan dan melaksanakan pelatihan praktis kepada team yang tepat guna dan tepat sasaran.

Tujuan Workshop adalah untuk

  • Menyiapkan pemahaman Supervisor terhadap fungsi-fungsi utamanya.
  • Meningkatkan kemampuan dan fungsi teknis untuk mencapai target.
  • Memperlengkapi supervisor dengan keahlian manajemen, pendelegasian, koordinasi, melatih dan membina team kerja.
  • Meningkatkan keahlian komunikasi persuasif untuk memperlancar proses kerja.

Agar program pelatihan dapat berjalan maksimal dan efektif bagi perusahaan, maka metode pelaksanaan Workshop, adalah

  • 30% teori dan 70% praktek
  • Materi dibawakan dalam suasana yang fun
  • System pembelajaran yang efektif dengan roleplay dan simulasi untuk setiap materi yang dipelajari
  • Setiap peserta juga akan diberikan tambahan Teknik-teknik mengatasi stress akibat beban kerja, sebagai produktivitas kerja Supervisor.

Berikut adalah detail mengenai informasi Program

  • Waktu pelatihan 2 hari
  • Workshop dilaksanakan pada pukul 09.00 – 17.00 setiap harinya.
  • Handout untuk setiap peserta.
  • Sudah termasuk perlengkapan simulasi.
  • Free Soft Competencies Test for Supervisor, senilai : IDR 215.000 /orang.

Facilitator :

Mr. Agus Gunawan

Mr. Agus Gunawan adalah seorang Professional Trainer, yang memberikan pelatihan untuk peningkatan kualitas SDM, organisasi, perusahaan, lembaga tinggi Negara, departemen pemerintahan serta kepada perorangan. Beliau memiliki pengalaman bicara di depan ribuan orang sekaligus dalam berbagai seminar tingkat Nasional dan juga di hadapan berbagai perusahaan ternama di Indonesia, seperti : BCA, Mandiri, UOB, CIMB, Telkomsel, TOTAL (France), CUBIC,  Pupuk Kaltim, Global Mega Indonesia, Danareksa, Kyocera Indonesia, Prudential, Axa, Gramedia, Smart Fm, Oriflame, Alianz, Bumiputera, Panin, Astra, Untar, Binus, Bmw, Garment, Dosen, Trainer, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kementerian Keuangan, Badan Pertanahan Nasional, Kementrian Perhubungan, Badan Perencana Pembangunan Nasional, Kementerian Perumahan Rakyat, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, PU, Perpustakaan Nasional, Kementerian Luar Negeri, Kemenko Kesra, Dirjen Pajak, BJB, Dirjen Migas, BKPM, Lembaga Sandi Negara, Sekretariat Wakil Presiden, BNN, DPR RI, Bapertarum, MLM Company, SCTV, O-Channel, METRO TV, FX Group, Frisian Flag dan banyak lagi lainnya. Berbagai program yang telah dibawakan, antara lain : sales, leadership, team work, motivation, public speaking, TFT, communication skill, problem solving, SOP, TNA, managing risk, managing conflict, supervisory skills, time management, coaching skills dan lain sebagainya.

Training-Effective-Sales-Supervisor-yogya

Training Emotional Intelligensi

SASARAN PELATIHAN

  1. Peserta memahami pentingnya Kecerdasan Emosi dalam membina karir di pekerjaannya
  2. Peserta mengetahui cara mengembangkan Kecerdasan Emosi
  3. Peserta mampu mengelola dan mengembangkan Kecerdasan Emosi

OUTLINE MATERI

  1. PENGERTIAN KECERDASAN EMOSI
    • Kecerdasan Intelektual vs Kecerdasan Emosi
    • Ciri-ciri Kecerdasan Emosi
  2. ASPEK-ASPEK KECERDASAN EMOSI
    • 5 aspek Kecerdasan Emosi
    • Faktor penghambat pengembangan Kecerdasan Emosi
  3. PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSI
    • Manajemen Emosi
    • Membangun Hubungan Interpersonal
  4. KECERDASAN EMOSI DI TEMPAT KERJA
    • Beberapa Tip penerapan Kecerdasan Emosi di tempat Kerja
    • Membuat Rencana Tindakan Pribadi

METODE PELATIHAN

  • Diskusi
  • Permainan
  • Latihan

FACILITATOR :

Dra. Sri Endang Kamuljan, Psi., MBA.

Lebih dari 25 tahun bertindak sepagai trainer, konsultan dan coach diberbagai Perusahaan, antara lain PT. BPJS, PT. TELKOM, PT Indosat, PT. Indofood Sukses Makmur, UNILEVER INDONESIA, CHEVRON, VICO Indonesia, PERTAMINA, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BII, Bank BCA, PT.Freeport Indonesia, PT. Tambang Batubara, PT. Timah, PT. Sampoerna, Sogo Departement Store dan berbagai perusahaan lainnya. Materi yang biasanya dibawakan antara lain tentang : Personal Development, Mental Switching, Leadership Skills, Supervisory Management, Coaching and Counseling, Management Training, Creative Problem Solving and Decision Making, Communication Skills, Public Speaking & Presentation Skills, Negotiation Skills, Achievement Motivation Training, Dealing With Difficult People, Team Building, People Development.

Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran dengan pendalaman dalam bidang Clinical Psychology serta memiliki sertifikat sebagai psikolog. Pendidikan lanjutannya mengambil pendalaman bidang Manajemen Sumberdaya Manusia, dan menyelesaikan program strata dua nya di Sekolah Tinggi Manajemen PPM.

Training-Emotional-Intelligensi-yogya

Training For Trainers

SASARAN PELATIHAN

Sesudah mengkuti program pelatihan ini, peserta akan:

  1. Memahami terjadinya proses belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi tercapainya sasaran pelatihan.
  2. Mampu menyusun rancangan mengajar dan mengembangkan teknik mengajar partisipatif dengan menggunakan metode yang tepat.

OUTLINE MATERI 

  1. PENGANTAR  TOT
    • Problematika mengajar
    • Mengajar efektif
    • Variabel-variabel proses pelatihan
  2. SASARAN PELATIHAN
    • Merumuskan sasaran pelatihan
    • Jenis-jenis sasaran pelatihan
    • Kategori belajar kognitif, afektif dan psikomotor
  3. PROSES BELAJAR
    • Macam-macam proses belajar
    • Faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar
  4. METODE PELATIHAN
    • Macam-macam metode pelatihan
    • Pelatihan Instruksi Kerja
    • Faktor-faktor pemilihan metode pelatihan
    • Lima tahap proses mengajar
    • Panduan mengajar (Tutorial Notes)
  5. SISTEMATIKA MENGAJAR
    • Tipe-tipe peserta
    • Menanggapi pertanyaan peserta
  6. MENGENDALIKAN PERILAKU PESERTA
    • Penggunaan alat bantu pelatihan
    • Teknik suara
    • Bahasa Tubuh (body language)
  7. BERBICARA EFEKTIF DI KELAS
    1. Praktek Individual
    2. Evaluasi Audio-visual
  8.  PRAKTEK MENGAJAR

FACILITATOR :

Dra. Sri Endang Kamuljan, Psi., MBA.

Lebih dari 25 tahun bertindak sepagai trainer, konsultan dan coach diberbagai Perusahaan, antara lain PT. BPJS, PT. TELKOM, PT Indosat, PT. Indofood Sukses Makmur, UNILEVER INDONESIA, CHEVRON, VICO Indonesia, PERTAMINA, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BII, Bank BCA, PT.Freeport Indonesia, PT. Tambang Batubara, PT. Timah, PT. Sampoerna, Sogo Departement Store dan berbagai perusahaan lainnya. Materi yang biasanya dibawakan antara lain tentang : Personal Development, Mental Switching, Leadership Skills, Supervisory Management, Coaching and Counseling, Management Training, Creative Problem Solving and Decision Making, Communication Skills, Public Speaking & Presentation Skills, Negotiation Skills, Achievement Motivation Training, Dealing With Difficult People, Team Building, People Development.

Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran dengan pendalaman dalam bidang Clinical Psychology serta memiliki sertifikat sebagai psikolog. Pendidikan lanjutannya mengambil pendalaman bidang Manajemen Sumberdaya Manusia, dan menyelesaikan program strata dua nya di Sekolah Tinggi Manajemen PPM.

Training-Training-For-Trainers-yogya