ILP Center Building 2nd Floor Suite 219 Jl. Raya Pasar Minggu No. 39A Jakarta Selatan

Tag: workload analysis

Training Workload Analysis

Pertanyaan yang sering muncul ketika suatu perusahaan terhimpit kerugian atau berusaha memperkuat kemampuan bersaingnya adalah bagaimana cara mengefisienkan perusahaan. apakah jumlah SDM/karyawan yang ada sekarang ini berlebih, kurang atau sudah optimum dengan kebutuhan perusahaan, dan bagaimana cara mengetahui atau mengukur hal-hal tersebut?Banyak cara/teknik/metode yang dapat digunakan untuk menjawab serangkaian pertanyaan tersebut, namun metode yang dianggap paling akurat untuk digunakan adalah Analisis Beban Kerja (Workload Analysis).

Metode analisis beban kerja yang akan diberikan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik penyelidikan waktu (time study). Dengan menganalisis waktu yang seharusnya dikonsumsi pemegang jabatan untuk melaksanakan tugas-tugas jabatannya sesuai dengan yang diharapkan dibandingkan dengan waktu efektif yang tersedia maka akan diperoleh nilai beban kerja (dalam prosentase) suatu jabatan/unit/perusahaan. Berapa kelebihan atau kekurangan jumlah SDM pada suatu jabatan/unit/perusahaan akan diperoleh dengan membandingkan kebutuhan jumlah karyawan yang optimum dengan jumlah SDM yang ada saat ini di jabatan/unit/perusahaan.

Implikasi dari hasil analisis beban kerja ini, selain pengurangan/penambahan jumlah SDM juga dapat berupa rekomendasi penyempurnaan job description, prosedur kerja (system operating procedure), restrukturisasi organisasi, dan pelatihan peningkatan competency SDM. Informasi lebih terinci mengenai hal-hal tersebut akan diperoleh dengan mengikuti workshop ini.

Outline Materi

  1. Pengertian Analisa Beban Kerja (Workload Analysis)
  2. Tujuan & Manfaat Analisa Beban Kerja
  3. Jenis-jenis Beban Kerja (BK Jabatan, BK Individu, BK Unit Kerja, BK Perusahaan)
  4. Pendekatan & Metode dalam Analisis Beban Kerja
  5. Penyelidikan Waktu (Time Study)
  6. Jenis-Jenis Tugas (Pokok, Tambahan, Lain-lain, Rutin, Berkala, Insidentil)
  7. Tahapan/Langkah-langkah Pelaksanaan Tugas
  8. Waktu Pelaksanaan Tugas
  9. Kelonggaran Waktu (Allowance)
  10. Beban Kerja Standar
  11. Alat Pengukuran yang digunakan
  12. Teknik Analisis Data yang digunakan
  13. Proses/Langkah-Langkah Pelaksanaan Analisis Beban Kerja
  14. Wawancara dalam Analisis Beban Kerja
  15. Perhitungan Beban Kerja Jabatan, Individu, Unit Kerja, dan Perusahaan
  16. Perhitungan Kebutuhan Jumlah SDM yang Optimum
  17. Perhitungan Kelebihan/Kekurangan Jumlah SDM
  18. Rekomendasi penyempurnaan job description (disain ulang tugas jabatan) dan SOP
  19. Rekomendasi penyempurnaan struktur organisasi (penggabungan/pemisahan unit kerja)
  20. Latihan Wawancara Analisis Beban Kerja
  21. Latihan Menghitung Beban Kerja dan Kebutuhan Jumlah SDM Optimum suatu
  22. Jabatan/Unit/Perusahaan

Facilitator

Adil Kurnia MM, MPsi.

Psikolog dari UI serta mengikuti Program Magister bidang Manajemen SDM dan Profesi Psikologi bidang Industri & Organisasi. Saat ini beliau mengelola Konsultan SDM sendiri sekaligus sebagai Associate Consultant pada beberapa Konsultan SDM & Manajemen. Selama pengalamannya lebih dari 15 tahun baik sebagai konsultan maupun praktisi, beliau banyak memberikan jasa konsultansi, pelatihan dan rekrutmen untuk Departemen, BUMN maupun perusahaan swasta, antara lain Dephub, Depkeu, Deperindag, BPKP, Setjen DPR-RI, PT. Pelabuhan Indonesia, PT. Jasa Marga, PT. Asuransi Jasa Raharja, PT. Asuransi Ekspor Indonesia, PT. Telkom, Hotel Indonesia, Hotel Preanger, PT. Aerowisata, Bank Indonesia, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Bukopin, PT. Krakatau Steel, PT. Indonesia Power, PT. Pembangkitan Jawa Bali, PT. Kawasan Berikat Nusantara, PD. Pasar Jaya, PT. Matahari Putra Prima, PT. Indocement Tunggal Prakarsa, PT. Secure Parking, RS. Muhammadiyah. Dengan pendidikan dan berbagai pengalaman yang dimiliki, beliau sangat kompeten dalam memberikan bagaimana mendisain dan menuliskan job description yang tepat sesuai dengan jenis instansi/perusahaan dan tujuan yang ingin dicapai dari penulisan job description.

Training-Workload-Analysis-yogya

Training Man Power Analysis

Training Man Power Analysis

Latar Belakang

Perencanaan sistem tenaga kerja di dalam suatu organisasi didefinisikan sebagai suatu upaya untuk mendapatkan jumlah tenaga kerja yang tepat sesuai kebutuhan suatu organisasi. Keberadaan tenaga kerja sebagai salah satu faktor produksi sangat penting artinya bagi perusahaan. Dalam perkembangannya, organisasi akan menghadapi permasalahan tenaga kerja yang semakin kompleks, dengan demikian analisa dan perencanaan tenaga kerja harus dilakukan secara profesional. Dinamika man power sering kali terjadi di perusahaan, dimana dinamika itu meliputi aktifitas promosi, mutasi, penambahan karyawan, pengurangan karyawan, bahkan juga demosi.

Dinamika man power di perusahaan sangat mempengaruhi produksi yang dihasilkan suatu perusahaan.  Karena itulah perlu dilakukannya Man Power Analysis secara tepat agar produktifitas perusahaan bisa terjaga. Fungsi utama dari Man Power Analysis adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi efektifitas sumberdaya manusia yang tersedia dalam organisasi, dan untuk menentukan berapa jumlah SDM yang dibutuhkan secara tepat. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan Man Power Analysis adalah Workload Analysis.

Tujuan Pelatihan

  1. Peserta mampu memahami Man Power Analysis.
  2. Peserta memahami metode Workload Analysis.
  3. Peserta mampu menghitung kebutuhan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Sasaran Pelatihan

  1. Peserta memahami cara strategis untuk menaikkan produktifitas operasional.
  2. Peserta mampu menghitung jumlah tenaga kerja operasi secara lebih akurat.
  3. Peserta mampu menyusun Man Power Planning secara tepat.

Outline Materi

I. Man Power Planing

  1. Meramalkan Kebutuhan Tenaga Kerja
  2. Cara Menentukan Jumlah Tenaga Kerja
  3. Skema Perencanaan Tenaga Kerja
  4. Inventori Tenaga Kerja

II. Workload Analysis

  1. Pengertian Analisa Beban Kerja (Workload Analysis)
  2. Metode dalam Analisis Beban Kerja
  3. Tools untuk Workload Analysis
  4. Menghitung Waktu Kerja yang Tersedia (FTE)
  5. Melakukan Analisa Waktu Kerja
  6. Menghitung Beban Kerja
  7. Perhitungan Beban Kerja Jabatan, Individu, Unit Kerja, & Perusahaan

Metode Pelatihan

Presentasi , Simulasi, diskusi, dan studi kasus

Facilitator

Adi Mardianto, S.Psi, MBA.

Adi Mardianto, S.Psi, MBA. Alumni Psikologi UGM. Direktur PT Mahatma Javakode, perusahaan yang bergerak dalam pengembangan software aplikasi. Adalah anggota aktif dari SHRM (Society for Human Resource Management – USA), ASTD (American Society for Training & Development) dan IHRAA. Mempunyai pengalaman sebagai praktisi HR di beberapa perusahaan multinasional seperti Newmont Nusa Tenggara, Gobel dan Astra Group. Menulis buku berjudul “Recruitment Handbook: Panduan Praktis untuk Rekrutmen dan Seleksi” ,”People Development Handbook: Metode & Teknik Pengembangan Orang di Tempat Kerja“, “Organization Development Analyst : Linked to Business Strategy”, dan “Recruitment Analyst”. Sebagai konsultan, telah membantu beberapa perusahaan BUMN ataupun swasta untuk mengembangkan HR System. Beliau mempunyai kompetensi membangun Integrated HR System dengan mengembangkan software aplikasi yang bisa dimodifikasi. Beliau juga berpengalaman melakukan seleksi karyawan lebih dari sepuluh ribu orang, sering melakukan asesmen hingga level manajerial dan memberikan berbagai training dengan tema HR System, HR Information System, Leadership, Management Development, People Development.

 Training-Man-Power-Analysis-&-Workload-Analysis-yogya